Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Update Kasus Pembunuhan Lansia di Mancilan Jombang: Motor Korban Ditemukan, Pelaku Masih Diburu

Achmad RW • Kamis, 20 November 2025 | 17:39 WIB

 

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander

Radarjombang.id – Upaya polisi mengungkap kasus pembunuhan Tri Retno Jumilah, 60, warga Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, mulai menemukan titik terang.

Sepeda motor Yamaha Vixion milik korban yang sempat hilang akhirnya ditemukan, Selasa (18/11). Motor itu dititipkan suami siri korban di suatu tempat yang telah ditemukan polisi.

Hal itu doungkap Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander Rabu (19/11).

”Kendaraan ditemukan kemarin. Namun, dari keterangan saksi, motor tersebut dititipkan suami siri korban sejak hari kejadian,” jelasnya (19/11).

Menurut Dimas, aksi pembunuhan terhadap Retno diduga terjadi dalam rentang waktu antara 9-10 November. Namun, baru diketahui anaknya pada Kamis (13/11) sore. Penemuan motor semakin menguatkan dugaan penyidik bahwa suami siri korban berinisial P berada di balik tewasnya Retno. ”Kendaraan ini merupakan salah satu yang hilang dari rumah korban,” imbuh Dimas.

Ia menambahkan, sejumlah petunjuk mengarah pada P. ”Dari beberapa petunjuk mulai dari rumah, pintu rumah, sepeda motor hilang dan ditinggalkan suami korban dan hilangnya dia, semakin menguatkan dugaan pelakunya memang suami siri korban,” tegasnya.

Saat ini polisi masih memburu keberadaan P. Terduga pelaku diduga sudah melarikan diri keluar Jombang. ”Pelaku kami duga sudah keluar Jombang, namun kami tetap upayakan untuk penyidikan maksimal, termasuk menyebar poster dan gambar terduga pelaku juga,” tandas Dimas.

Sebelumnya, warga Desa Mancilan digegerkan dengan penemuan mayat Tri Retno Jumilah di rumahnya, Kamis (13/11) sore.

Korban pertama kali ditemukan anak dan tetangganya sekitar pukul 14.00.

Mereka curiga karena korban tidak terlihat sejak Senin, sementara lampu rumah terus menyala.

”Yang tahu pertama kali itu anak dan tetangganya. Mereka khawatir karena tidak ada kabar dari korban,” terang Anasrulloh, ketua RT setempat.

Kecurigaan semakin kuat ketika buah yang dikirim anak korban sejak empat hari lalu masih tergantung di gagang pintu. Saat dicek dari jendela, terlihat banyak lalat di dalam rumah. Anak korban yang memaksa masuk lewat genting menemukan ibunya sudah meninggal di kamar.

”Korban ditemukan telentang di kasur, wajahnya ditutup bantal dan tubuhnya dibungkus selimut,” jelasnya.

Polisi segera tiba di lokasi melakukan olah TKP. Jasad korban dibawa ke RSUD Jombang untuk diotopsi. Hasil otopsi menunjukkan luka fatal akibat pukulan benda tumpul.

Memar ditemukan di wajah, kepala, dada kiri, hingga punggung tangan kanan. Beberapa tulang juga patah, termasuk rahang bawah kanan, tulang pipi kanan, serta beberapa tulang iga.

Selain itu terdapat pendarahan hebat di bagian kepala yang disebut sebagai penyebab utama kematian korban. Sejak penemuan mayat, suami siri korban berinisial P tidak lagi terlihat. Motor korban juga raib.

”Hasil otopsi sudah kami terima. Korban meninggal secara tidak wajar akibat kekerasan benda tumpul, terutama pada bagian kepala yang menyebabkan perdarahan otak fatal. Ini memperkuat dugaan kami bahwa ini adalah tindak pidana pembunuhan,” ujar AKP Dimas Robin kepada wartawan di Mapolres Jombang, Jumat (14/11). (riz/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Mojoagung #pembunuhan wanita #Jombang #Mancilan