RadarJombang.id – Polisi, memastikan jika Mutmainah yang dilaporkan keluarganya hilang dalam kejadian perampokan dan mayat wanita terbakar di Ngimbang Lamongan identik.
Hasil otopsi itu, juga menjelaskan dengan rinci penyebab kematian korban yang ternyata dianiaya pelaku.
“Jadi terkait hilangnya wanita yang dilaporkan hilang karena curas dan mayat yang di Lamongan itu identik,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra (4/11).
Pihaknya menyebut, mayat itu akhirnya terkonfirmasi sebagai Mutmainah setelah polisi melakukan otopsi dan identifikasi.
“Hasilnya menunjukkan tanda rambut dan struktur gigi yang sesuai dengan korban menurut anak korban yang didatangkan,” terangnya.
Polisi juga memastikan, korban Mutmainah tak hanya jadi korban curas. Ia juga merupakan korban pembunuhan berdasarkan hasil otopsi tersebut.
“Dari hasil otopsi ditemukan luka pukulan benda tumpul pada areal belakang kepala yang membuat korban meninggal dunia,” lontarnya.
Polisi, juga memastikan Mutmainah dibunuh di rumahnya sendiri oleh pelaku.
Setelah itu, pelaku menggunakan spri menyeret korban dan menaikannya di mobil Innova Reborn miliknya dan membuangnya di areal hutan.
“Hasil otopsi menunjukkan luka pendarahan itu sebelum korban meninggal memang, sehingga itulah yang menyebabkan kematiannya sebelum dibuang dan dibakar,” lontarnya.
Seorang wanita yang sehari-hari dikenal warga sebagai orang pintar alias dukun di Jombang jadi korban perampokan disertai pembunuhan.
Korban diketahui bernama Mutmainah, 74, warga Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang.
Kapolsek Tembelang AKP Fadilah menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan anak korban yang mendapati ibunya menghilang bersama mobil Toyota Kijang Innova Reborn miliknya, Senin 3 November 2025 pagi.
Setelah dicari dan tidak ditemukan, pihak keluarga justru menemukan hilangnya sprei di kamar korban serta menemukan bercak darah di bantal korban.
Polisi pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menemukan jasad korban yang sudah dalam kondisi rusak di areal hutan Desa Lawak, Ngimbang, Lamongan.
Saat ditemukan, mayat korban kondisinya sudah hangus terbakar di tempat pembuangan sampah liar. (riz)
Editor : Achmad RW