Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Terungkap! 4 Fakta Baru Soal Admin Medsos Gangster yang Diamankan Polisi di Jombang

Achmad RW • Minggu, 13 April 2025 | 13:03 WIB
Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang menimpa FAS, 19, remaja asal Desa Sengon, Kecamatan Jombang di Jl Bupati R Ismail Maret lalu.
Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang menimpa FAS, 19, remaja asal Desa Sengon, Kecamatan Jombang di Jl Bupati R Ismail Maret lalu.

Radarjombang.id - Penangkapan enam admin medsos gangster di Jombang oleh kepolisian, mengungkap sejumlah fakta baru.

Polisi menemukan adanya faktor ekonomi dan motif cuan dari para admin medsos gangster ini.  Terutama berkaitan dengan penjualan asesories. Berikut motifnya: 

1. Akun Gangster Dipakai Jualan

’’Akun-akun medsos yang menyebut dirinya gangster ini dipakai untuk jualan. Mereka mengelola penjualan semacam merchandise ala gang mereka,’’ terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra (11/4).

Para admin medsos gangster ini biasa membuat kaos hingga hoodie serba hitam dengan tulisan-tulisan tertentu yang menggambarkan kelompok dan identitas kelompoknya.

Merchandise ini biasa dijual dan dibeli remaja lain yang ingin terlihat keren dengan memakai pakaian itu.

2. Raup Cuan dari penjualan merchandise

’’Mereka biasanya desain sendiri kemudian dijual, mengakunya modalnya Rp 75 ribu, dijual mulai Rp 130 hingga Rp 150 ribu,’’ terangnya.

Ironisnya, kaos dan hoodie yang mereka jual ini justru seringkali jadi pemicu kerusuhan dan permasalahan di jalanan.

Beberapa kelompok gang yang berseberangan dan berbeda ini, seringkali terlibat cekcok hingga pertarungan hanya untuk saling merampas asesories itu.

’’Dalam beberapa kasus memang demikian, jadi seringkali aksi mereka ini saling menunggu untuk saling merampas atribut sebagai tanda kemenangan,’’ terangnya.

Dalam penangkapan enam admin medsos gangster itu, polisi juga mengamankan sejumlah barangbukti berupa hoodie dan kaos yang hendak dijual.

3. Polisi amankan Puluhan Atribut

’’Ada sekitar 30, baik dalam bentuk kaos dan hoodie yang diamankan,’’ bebernya.

4. Empat Pelajar Masih Berstatus Pelajar

Enam admin akun media sosial gangster yang meresahkan beberapa bulan belakangan di Jombang diringkus polisi.

Keenamnya ternyata masih berusia muda, bahkan empat di antaranya merupakan pelajar SMA hingga SMP/MTs.

Keenamnya, NAP, 17, pelajar SMA asal Kecamatan Gudo yang merupakan akun admin medsos gangster bernama Salvador Jombang atau @salvador012jbg.

Adrian Wahyu Deniara, 22, warga Kelurahan Kepanjen, Jombang yang merupakan admin akun Orang Kerennya Jombang atau @orangkerennya.JBG.

Farel Maitsa Bintang, 21, warga Desa/Kecamatan Ngoro, Jombang yang merupakan ketua dan admin akun Selatan Horror atau @s.horror21.

MF, 15, pelajar MTs asal Kecamatan Sumobito yang merupakan anggota Selatan Horror dan admin akun Agen Khusus Pemberontak atau @akp441.majakertans.

JAN, 16, dan serta GDA, 15, pelajar SMP asal Kecamatan Ngoro, Jombang yang juga anggota dari pengelola akun Selatan Horror atau @s.horror21.

Seluruhnya dikenakan sanksi wajib lapor dan pembinaan. Mereka juga diminta menghapus postingan dan menghapus akun gangster yang mereka kelola. (riz/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #admin #Ditangkap #Polisi #gangster