Radarjombang.id - Menghadapi arus mudik-balik Lebaran, Polres Jombang sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan macet.
Terdapat beberapa ruas jalan yang diperkirakan akan mengalami kemacetan selama mudik Lebaran 2025.
Selain menyiagakan personel, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan macet.
Di antaranya diperediksi terjadi di Exit Tol Tembelang. Selain itu, beberapa titik rawan macet di Kecamatan Bandarkedungmulyo, yakni di simpang rel KA Bandarkedungmulyo juga titik temu Exit Tol Bandarkedungmulyo.
”Titik kemacetan sering terjadi di Exit Tol Tembelang dan Exit Tol Bandarkedungmulyo di mana di sana ada simpang 4 Mengkreng yang selalu menjadi kemacetan tahunan,” terangnya.
Kapolres menyebut, arus mudik tertinggi pada Lebaran 2025 ini diperkirakan akan terjadi selama tiga hari.
”Diperkirakan arus mudik tertinggi pada tanggal 28 Maret sampai tanggal 30 Maret 2025,” jelasnya.
Dirinya mengimbau kepada para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik agar terhindar dari kecelakaan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.
”Dalam berkendara ada micro slep, apabila capek harus istirahat jangan dipaksakan, apabila kita terlelap 1,2 detik itu sangat berbahaya oleh sebab itu kami menghimbau apabila capek bisa istirahat,” ungkapnya.
Sebagai antisipasi, pihaknya menyiagakan rabuan personel yang akan disebar dalam sejumlah pos. ”Kita sudah mendirikan pos pelayanan dan 5 pos pengamanan,” tandasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan polres tetangga untuk penanganan arus mudik-balik.
”InsyaAllah tahun ini kami berkoordinasi dengan Polres Nganjuk berupaya memberikan kelancaran dalam mudik Lebaran 2025 ini,” ujar Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Senin (24/3). (fid/naz)
Editor : Achmad RW