RadarJombang.id – Gangster yang beraksi dan menganiaya dua remaja di Jalur Provinsi Jombang-Ploso Dusun Ngrawan, Pesantren, Tembelang Jombang Sabtu (15/2) dini hari diduga anggota perguruan silat.
Hal itu, karena dari temuan yang ada, pelaku pengeroyokan yang tertinggal terpantau mengenakan atribut salah satu perguruan silat.
Warga juga menyebut gangster yang tertinggal itu juga terindikasi dalam kondisi mabuk.
“Yang pelaku memang pakai atribut perguruan, terlihat jelas tadi,” terang Syukur Ghozali, kepala Dusun Ngrawan.
Korban dalam pengeroyokan itu, adalah dua remaja yang sedang pulang dari wilayah Jombang. Mereka memang berboncengan tiga hingga kemudian dikejar 8 gangster dari wilayah selatan.
“Tadi pas saya tanyai, korban ini anak Perak yang dua, dan masih pelajar, yang satu sudah dewasa, nah mereka ini pulang ngopi di Jombang mau mengantarkan temannya ini ke Tembelang,” ungkapnya.
Sesampainya di lokasi, motor yang dinaiki ketiga korban kemudian ditendang para pelaku hingga akhirnya terjatuh.
“Nah setelah itu dua yang kecil ini kena, dianiaya sama mereka, mau diambil juga kaos korban, yang satu lari sambil teriak minta tolong ke warga sekitar,” lanjutnya.
Akibat pengeroyokan itu, dua korban mengalami luka pada bagian tangan dan kepala.
“Waktu saya datang tadi bagian kepala dua anak ini bocor kena sajam, sama tangannya juga ada,” lanjutnya.
Namun, salah satu pelaku akhirnya berhasil ditahan para korban hingga akhirnya jatuh tersungkur. Ia pun kemudian ganti jadi bulan-bulanan korban setelah ditinggal rekannya yang lain kabur.
“Yang pelaku tadi pakai motor tiga, nah yang jatuh dan kena itu yang pakai Vario merah,” tambahnya.
Pihaknya juga menyebut, pelaku ini juga menggunakan atribut perguruan silat, ia juga diketahui mabuk.
“Pakai hoodie hitam dia, tapi pas dibuka ada logo perguruan silat, mulutnya juga bau alkohol,” imbuhnya.
Kapolsek Tembelang AKP Fadillah juga membenarkan jika pelaku yang tertangkap itu memang menggunakan atribut perguruan silat.
“Apakah pelaku anggota perguruan silat kami belum bisa pastikan, namun pakaian yang beratribut silat juga salah satu yang diamankan sebagai barangbukti,” terangnya.
Terduga pelaku itu, diketahui bernama Fr, 18, remaja asal Plandaan Jombang yang kini tengah dilakukan pemeriksaan.
“Untuk kasusnya sekarang dilimpahkan ke Unit PPA Sateskrim Polres Jombang karena korbannya anak-anak,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW