RadarJombang.id - Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, aksi ketiga pelaku pembunuhan kepada Putri Regina Amanda, 19, gadis asal Sebani, Jombang ini sangat sadis.
Bagaimana tidak, para pelaku terlebih dahulu menganiaya korban sebelum akhirnya menggilirnya dan setelah lemas korban dibuang di sungai hingga akhirnya ditemukan tewas di Paczarpeluk Jombang.
Peristiwa nahas itu, dijelaskan polisi bermula dari Senin (10/2) sore, saat korban Putri berpamitan dengan orang tuanya untuk pergi COD.
“Ternyata itu alasan korban untuk bertemu dengan pacar yang baru dikenalnya lewat medsos tersebut,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra.
Pihaknya menjelaskan, korban dan pelaku memang masih terbilang baru menjalin hubungan. Keduanya, juga kenal lewat medsos dengan Adiansyah yang merupakan warga Sembung Perak.
“Pada Senin itu, pelaku AP mengajak korban janjian di wilayah Mojowarno, setelah itu mengajak korban ngopi ke daerah Perak,” terangnya.
Setelah itu, Adiansyah mengajak kembali Putri untuk pergi ke rumah rekannya di wilayah Kunjang Kediri. Di lokasi itulah peristiwa nahas itu dimulai.
“Korban sempat diminta menunggu di rumah tersebut, sementara pelaku AP dan AT pergi membeli minuman,” ungkapnya.
Saat kembali, keduanya pun mengajak serta tersangka Lutfi untuk datang hingga mereka terlibat pesta miras.
Setelah itu, ketiga pemuda itu mengajak korban ke areal persawahan di Desa Godong, Kecamatan Gudo.
“Di situlah korban berupaya diperkosa oleh para pelaku ini. Korban juga sempat melawan, namun akhirnya dianiaya dan dipegangi sampai kemudian digilir, oleh ketiga pelaku,” tambahya.
Baca Juga: Dua Mayat Korban Pembunuhan Guncang Megaluh Jombang Dalam Dua Hari Terakhir, Ini Daftarnya
Korban yang sudah lemas tak berdaya, kemudian kembali dibonceng ketiga pelaku dan dibawa kembali ke Desa Tugu, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
“Jadi AP dan LI ini bonceng tiga dengan korban di tengah, sementara AT dia melihat di belakang,” tambah Margono.
Dalam kondisi lemas itulah, korban akhirnya dibuang ke Saluran Induk Mrican Kanan di Purwoasri hingga akhirnya ditemukan hanyut hingga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh pada Selasa (11/2) pagi.
“Jadi untuk motifnya pertama karena para pelaku ini ingin menguasai harta benda korban, kedua karena dalam pengaruh alkohol,” pungkasnya.
Sebelumnya, polisi menangkap pelaku pembunuhan kepada Putri Regita Amanda, 19, gadis asal Sebani, Sumobito, Jombang yang jasadnya ditemukan di Saluran Induk Mrican Kanan, Pacarpeluk, Megaluh, Jombang.
Pelaku pembunuhan itu, adalah pacar korban sendiri dan dua rekannya yang lain.
Ketiga pelaku yang ditangkap itu adalah AP, 19, warga Sembung, Perak, Jombang, yang juga pacar korban serta AT, 18, LI 32 keduanya pemuda asal Kunjang, Kediri. (riz)
Editor : Achmad RW