Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dua Mayat Korban Pembunuhan Guncang Megaluh Jombang Dalam Dua Hari Terakhir, Ini Daftarnya

Achmad RW • Kamis, 13 Februari 2025 | 13:43 WIB
Dua kasus penemuan mayat korban pembunuhan mengguncang Kecamaan Megaluh dalam dua hari berturut-turut
Dua kasus penemuan mayat korban pembunuhan mengguncang Kecamaan Megaluh dalam dua hari berturut-turut

RadarJombang.id  - Penemuan dua mayat korban pembunuhan di Megaluh Jombng benar-benar menggemparkan masyarakat dalam dua hari terakhir ini.

Sepanjang Senin (11/2) hingga Selasa (12/2), masyarakat di Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, dibuat gempar dengan penemuan mayat yang keduanya korban pembunuhan.

Jasad pertama, merupakan seorang siswi SMA yang ditemukan mengapung di Saluran Induk Mrican Kanan, Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Jombang, pada Selasa, (11/2/2025) pagi.

Mayat tersebut, akhirnya teridentifikasi bernama Putri Regita Amanda, 19, warga Dusun/Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Sebelum ditemukan meninggal mengapung di Kanal Turi Tunggorono, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, korban berpamitan keluar rumah kepada keluarganya untuk COD.

Korban meninggalkan rumah dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario pada sekitar jam 16.00 WIB, Senin (10/2/2025) lalu.

Dari hasil otopsi terdapat luka pada bagian kepala dan perut korban akibat benturan benda tumpul.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra mengatakan, hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik menyimpulkan terdapat luka robek di bagian kepala depan korban akibat benda tumpul.

“Korban diindikasikan masih hidup sebelum akhirnya tewas tenggalam di sungai. Kemudian juga ada indikasi benturan di bagian perut yang bisa menyebabkan kematian,” kata Margono, Selasa (11/2/2025).

Jasad Kedua, merupakan pria Mr X tanpa kepala yang ditemukan di saluran irigasi sawah Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, pada Rabu (12/2/2025) siang.

Mayat Mr X tanpa kepala itu ditemukan dalam posisi terlungkup tanpa busana sehelai pun. Dan diperkirakan berusia antara 20-30 tahun.

Saksi mata, Ahmad Alimin, 57 sempat mengira mayat Mr X tersebut adalah orang-orang sawah.

Namun, saat didekati ternyata sosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa kepala.

"Awalnya saya kira boneka sawah, tapi setelah didekati kok tidak ada kepalanya," ujarnya, Rabu (12/2/2025)

Terpisah, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan mengatakan jasad pria tanpa kepala itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk dilakukan autopsi.

"Sudah dibawa ke RSUD untuk otopsi agar mengetahui penyebab kematian termasuk identitas," jelas Ardi di lokasi kejadian.

Diungkapkan Ardi, jasad pria tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan kepala.

"Tadi ditemukan warga dan diamankan oleh petugas kita, jasad kondisi tanpa busana," kata dia.

Secara umum, lanjutnya, kondisi kulit mayat sudah mengering, dan diduga terhitung lebih dari 2 hari.

"Sekitar lebih dari 2 hari, karena sudah lumayan kering dan belum mengeluarkan bau menyengat," pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#mayat #Jombang #dua hari #Megaluh #penemuan #mengguncang #korban pembunuhan #berturut-turut