Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Keluarga Ungkap Pesan Terakhir Korban Sebelum Hilang dan Ditemukan Mengapung di Sungai Pacarpeluk Jombang

Achmad RW • Selasa, 11 Februari 2025 | 21:24 WIB

 

Keluarga menunjukkan foto perempuan yang jasadnya ditemukan mengapung di sungai Pacarpeluk Jombang semasa hidup
Keluarga menunjukkan foto perempuan yang jasadnya ditemukan mengapung di sungai Pacarpeluk Jombang semasa hidup

RadarJombang.id - Putri Regina Amanda, 19, ditemukan tewas mengapung di Saluran Induk Mrican Kanan Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Jombang Selasa pagi.

Jasad korban, kini tengah dilakukan otopsi oleh dokter forensik RS Bhayangkara Kediri.

Pihak keluarga yang datang ke rumah sakit, memastikan jika korban merupakan anggota keluarganya yang hilang.

"Tahunya itu tadi pagi ada yang mengabari ke keluarga, dan memang itu keponakan saya yang hilang sejak Senin sore," terang Suwari, 55, paman korban ditemui di RSUD Jombang.

Suwari menjelaskan, keponakannya itu pamit kepada orang tuanya sejak Senin sore, sekitar pukul 16.00.

"Dia pamit ke ayahnya itu mau COD-an, tapi COD apa saya tidak tahu, tapi ayahnya juga sudah pesan jangan malam-malam pulangnya, anaknya juga mengiyakan," lanjutnya.

Putri yang juga merupakan siswi kelas 12 di salah satu SMA Swasta di Sumobito itu pergi dengan sepeda motornya Honda Vario.

Suwari juga menyebut, saat pergi Putri hanya seorang diri dan membawa sebuah handphone miliknya.

"Tapi ternyata sampai pukul 20.00, korban tidak pulang, tidak ada kabar, handphone juga tidak aktif," imbuhnya.

Handphone milik korban, baru bjsa dihubungi kembali oleh keluarga sekitar pukul 01.00 atau selasa dini hari.

"Jam 01.00 itu hpnya aktif, tapi waktu ditelepon cuma berdering saja, tidak diangkat," tambahnya.

Keluarha, disebutnya juga berupaya mencari korban dengan menyebar informasi kehilangan. Namun baru tahu saat Selasa pagi dikabarkan keponakannya itu sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Ya sedih mas, apalagi sampai hari ini motor sama HP-nya juga tidak tahu di mana. Semoga polisi bisa segera mengungkap pelakunya," pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan jasad seorang perempuan cantik di Saluran Induk Mrican Kanan Menghebohkan warga di Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh Jombang Selasa (11/2) pagi.

Penemuan jasad itu, pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.30.

"Ditemukannya posisi hanyut di tengah, terus warga nyambang untuk meminggirkannya," terang Kasun Peluk, Widyarto Adi Candra.

Pohaknya menyebut, jasad wanita itu diketahui hanyut dari wilayah hulu sungai.

"Hanyutnya dari selatan ke utara, terus akhirnya dinaikkan tadi sambil menunggu polisi datang," lanjutnya.

Widyarto menyebut, wanita itu tak dikenali warga sekittar, juga bukan merupakan warga Desa Pacarpeluk.

"Identitasnya tidak ada, namun kelihatannya masih sangat muda, pakai baju lengan panjang warna oranye, sama legging hitam, rambutnya panjang," terangnya.

Saat dievakuasi, Widyanto juga menyaksikan adanya bekas luka di tubuh korban.

Terutama pada bagian kepala korban dan masih mengeluatkan darah.

"Ada luka sobek di kepala, dari mulut mengeluarkan busa saat diangkat," imbuhnya. (riz)

 

Editor : Achmad RW
#mayat #sungai #Pacarpeluk #Jombang #pesan terakhir #Megaluh #Perempuan #keluarga