RadarJombang.id – Dugaan mayat pria dalam hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh Jombang merupakan korban pembunuhan semakin menguat.
Dari hasil otopsi dilakukan Tim forensik RS Bhayangkara Kediri, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.
Terutama di bagian kepala, pelipis kiri serta bagian tubuh dan tangan. Diduga pelakunya lebih dari satu orang.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra mengatakan, berdasarkan hasil otopsi, ditemukan sejumlah luka di bagian kepala serta luka di bagian pelipis kiri.
”Hari ini mayat sudah dilakukan otopsi, memang diindikasikan ada 6 luka robek di bagian kepala dan satu luka robek di bagian pelipis kiri,” kata Margono di RSUD Jombang, Selasa (21/1).
Adapun penyebab kematian korban, disebabkan pukulan benda tumpul di bagian kepala bagian belakang yang mengakitbatkan pendarahan hebat serta patah tulang tengkorak.
”Dokter forensik menyampaikan yang mengakibatkan korban meninggal adalah pukulan benda tumpul yang terjadi di kepala bagian belakang yang mengakibatkan pendarahan dan patah tulang tengkorak,” lanjutnya.
Selain itu, berdasarkan keterangan dokter, lanjut Margono, korban diduga sempat melakukan perlawanan. Itu diperkuat adanya luka pada bagian tangannya.
Selain itu ada luka lecet di punggung, diindikasikan korban diseret.
”Luka-luka tersebut mengindikasikan kuat dugaan korban dibunuh dengan pelaku lebih dari satu orang,” kata mantan Kapolsek Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura ini.
Margono juga menyebut kemungkinan besar korban meninggal beberapa hari sebelum mayatnya ditemukan warga di dalam hutan.
Baca Juga: Ini Kesaksian Pencari Rumput yangTemukan Jasad Pria di Dalam Hutan Kabuh Jombang
”Untuk dugaan waktu meninggalnya dari Hari Jumat sampai Minggu,” tambahnya.
Ditanya terkait identitas korban, Margono menyebut hingga kini belum terungkap. Bahkan, upaya polisi melakukan pemeriksaan menggunakan MAMBIS atau alat bantu identifikasi juga belum membuahkan hasil.
”Sampai hari belum ketemu identitasnya, kami upayakan mencari identitas juga melalui database belum ketemu,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria muda tanpa identitas ditemukan pencari rumput di hutan Petak 102 L, RPH Tanjung, DKPH Ploso Timur, Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Minggu (19/1) siang.
Saat ditemukan posisi mayat tertelungkup di semak-semak. Korban mengenakan hoodie hitam dan celana jeans pendek.
Pada tubuhnya ditemukan sejumlah luka. Polisi menduga mayat tersebut merupakan pembunuhan. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Jombang guna dilakukan otopsi. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW