RadarJombang.id – Aksi pencurian kendaraan bermotor atau curanmor kembali terjadi di Jombang.
Kamis (16/1) petang, kendaraan sepeda motor milik Mei, 23, warga di Dusun/Desa Wuluh, Kecamatan Jombang raib digondol pencuri.
Saat kejadian, korban tengah mengikuti senam di salah satu toko di desa setempat. Aksi pelaku pencurian sepeda motor ini terekam Closed-Circuit Television (CCTV).
Dewi, 33, salah satu saksi mata menerangkan, aksi pencurian motor terjadi pada Kamis (16/1) sore.
Saat itu, korban bersama dirinya tengah mengikuti kegiatan senam di sebuah toko milik Makrufah, 42, warga setempat.
Korban memarkir sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 3404 OE tepat di depan toko.
Selain motor korban, beberapa motor peserta senam juga terparkir di depan toko yang sore itu sudah tutup.
”Posisi motor diparkir di depan toko, kebetulan kami senam di lantai 2,” terangnya.
Tak menyadari bahaya mengintai, korban pun asyik menikmati senam yoga. Sekitar pukul 17.00, kegiatan senam selesai.
Korban dan peserta senam lainnya tidak langsung pulang. Sekitar pukul 18.30, korban pun turun. Seketika korban dibuat kaget mengetahui motornya sudah raib.
”Tahunya itu pas jam 18.30, mbak Mei turun lihat motornya ternyata sudah tidak ada. Kemudian balik lagi ke atas memberitahu kami,” ungkapnya.
Korban bersama pemilik toko kemudian mengecek rekaman CCTV toko. Dari situlah korban menyadari motornya sudah raib digondol pencuri.
Dari rekaman kamera pengintai memperlihatkan dua orang berboncengan mengendarai motor matic.
Setelah mengamati suasana sekitar, pelaku pun menjalankan aksinya. Salah satu pelaku mengambil sepeda motor korban, sementara rekannya mengawasi dari kejauhan.
”Pelaku mengenakan helm hitam, masker putih, dan hoodie,” ungkapnya.
Pelaku terlihat menggunakan kunci T untuk membobol kontak motor. Tak sampai 1 menit, pelaku berhasil menyalakan motor Honda Beat nopol S 3404 OE warna putih itu.
”Setelah dibawa keluar, motornya langsung dibawa lari ke arah timur,” lontarnya.
Korban pun segera malaporkan kejadian ke Polsek Kesamben. Korban ditaksir menderita kerugian sekitar Rp 11 juta.
Usai menerima laporan, sejumlah aggota kepolisian tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.
”Sudah malam itu langsung lapor, dan kemudian ada olah TKP. Semoga saja pelaku bisa segera tertangkap dan motor masih terselamatkan,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW