RadarJombang.id – Polisi akhirnya merepons aksi gangster bersajam yang membacok remaja usai mengisi BBM di SPBU Parimono Jombang.
Polisi menyebut, sudah mengantongi identitas pelaku penganiayaan terhadap remaja asal Desa Ngudirejo, Diwek, Jombang itu.
Saat, polisi sudah bergerak untuk mengejar para gangster itu.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim gabungan bersama Polsek Diwek.
Tim itu, melakukan pengejaran kepada peaku penganiayaan yang dialami korban di Jalan Prof Moh Yamin, Dusun Mojosongo, Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek pada Rabu (27/11) pukul dini hari
"Korban Fauzan telah mengalami luka pada lengan tangan sebelah kanan akibat perbuatan seseorang yang tidak dikenal, dan saat ini korban telah dilakukan perawatan di RSUD Jombang," ujarnya, Kamis (28/11).
Menurut AKP Margono, tim gabungan telah melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari olah TKP hingga meminta keterangan para saksi di lokasi.
Dari penyelidikan itu, polisi berhasil menemukan identitas pelaku.
"Polsek Diwek dengan dibackup Sat Reskrim Polres Jombang melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan," ucapnya.
Kasat Reskrim mengimbau agar masyarakat yang mengetahui adanya kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya, bisa melaporkan melalui call center 110.
"Atau bisa menghubungi nomor WhatsApp Kandani 081323332022,” imbau AKP Margono.
Sebelumnya, aksi bengis sekelompok gangster kembali menimpa seorang pemuda yang baru selesai mengisi BBM di SPBU Parimono Jombang Rabu (27/11) dini hari.
Fian, 29, kakak korban pembacokan gangster itu menceritakan semula adiknya bersama 2 orang temannya berboncengan 3, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, keluar dari SPBU Parimono, usai mengisi BBM.
"Sekitar pukul 02.30 WIB, habis keluar dari pom parimono, itu dikejar sama anak boncengan tiga. Langsung dibacok di tangannya," tuturnya.
Setelah membacok korbannya, gangster ini kabur, sedangkan adiknya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polisi.
"Pelakunya langsung kabur, terus adik saya pergi ke polres," katanya.
Ia pun mengaku bahwa saat ini, korban dirawat di IGD RSUD Jombang akibat luka bacok di bagian lengan kanan.
Saat ditanya apakah korban kenal dengan pelaku pembacokan, ia menyebut adiknya dan pelaku pembacokan tak saling kenal.
"Korban dan pelaku nggak kenal. Tiba-tiba dikejar di bacok katanya. Nggak tahu motifnya, apa ini pelaku," ujarnya. (riz)
Editor : Achmad RW