RadarJombang.id - Polisi menyebut hingga kini masih menyelidiki dua kasus perampokan yang menyasar Alfamart dan Afco di Kecamatan Diwek, Jombang.
Waktu perampokan di hari yang sama, membuat banyak orang menduga dua aksi perampokan itu berhubungan.
Namun, polisi memastikan, antara pelaku pencurian di Alfamart Pandanwangi dan Afco Kwaron dimungkinkan berbeda kelompok.
“Untuk kaitan tidak ada, berbeda,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra (6/11).
Margono menjelaskan, pencurian di Alfamart Pandanwangi, dilakukan empat orang yang membawa mobil saat beraksi.
Dari bukti rekaman yang didapat polisi, pihaknya menyebut telah mendapatkan identitas para pelaku ini.
“Untuk yang di Alfamrt, pernah terjadi di Kediri sehingga kami berkoordinasi dengan Polres Kediri untuk penyidikannya,” imbuhnya.
Sementara untuk perampokan di Afco, Margono menyebut pelakunya seorang pria yang mengenakan helm dan membawa motor.
Pelakunya juga tunggal dan bukan komplotan dengan senjata tajam berupa pisau.
“Yang di Afco, kita lakukan penyelidikan informasi terakhir kami mendapat identitasnya, pelakunya seorang diri menggunakan motor,” lontarnya.
Dalam kejadian itu, Margono juga menyebut pelaku sempat kabur setelah membawa uang Rp 4 juta dari toko.
Baca Juga: Komplotan Perampok Satroni Minimarket di Jombang, Uang Rp 62 Juta Raib
Namun, saat lari, sajam yang ia gunakan mengancam penjaga toko jatuh.
“BB sajam sudah diamankan di Mapolsek Diwek sekarang,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kawanan perampok menyatroni sebuah minimarket di kawasan perumahan Citra Raya di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, pada Selasa (5/11) dini hari.
Akibat perampokan itu, uang sebesar Rp 62 juta di brankas minimarket itu raib digondol. (riz)
Editor : Achmad RW