Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Konvoi di Jalan Sambil Bawa Senjata Tajam, 21 Pesilat di Jombang Diamankan Polisi dan Warga

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 5 Agustus 2024 | 15:09 WIB
19 pesilat berhasil diamankan polisi dibantu warga Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito Minggu (04/08) malam
19 pesilat berhasil diamankan polisi dibantu warga Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito Minggu (04/08) malam

Radarjombang.id - Sedikitnya 19 pesilat berhasil diamankan polisi dibantu warga Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito Minggu (04/08) malam.

Dari 19 yang ditangkap polisi, 4 di antaranya adalah perempuan.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan 1 buah celurit panjang dan 15 unit motor yang digunakan para gangster berkendara.

Saifudin, salah satu perangkat Desa Trawasan mengatakan, penangkapan belasan remaja ini dilakukan oleh tim gabungan dengan dibantu oleh warga setempat.

”Petugas dapatkan sajam berupa celurit panjang, infonya remaja konvoi dari kota terus menyisir ke kampung kita. Sama warga dihadang, sama polisi dikejar,” ungkap Saifudin.

Saifudin menambahkan, ada beberapa anggota gangster yang sempat melarikan diri. Meski begitu, tidak terjadi bentrokan antara kelompok pesilat dan warga saat melakukan penghadangan.

”Warga ikut nangkap yang lari-lari itu, gak sampai bentrok. Mereka kemudian dibawa ke Polres Jombang,” imbuhnya.

Sementara Polres Jombang menyebut berhasil mengamankan 21 pesilat yang konvoi ke pemukiman warga di Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito.

Rombongan perguruan silat bikin resah warga karena memakai atribut yang provokatif.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasi Humas Iptu Kasnasin mengatakan, awalnya rombongan salah satu kelompok perguruan silat ini berkumpul di kawasan Stadion Merdeka pada Sabtu (03/08) malam.

Setelah itu, mereka melalukan konvoi menggunakan sepeda motor ke arah Sumobito.

Sekitar pukul 23.15, rombongan pesilat ini memasuki pemukiman penduduk Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito sehingga membuat resah warga setempat.

Mereka juga menggunakan atribut bernada provokatif yang dapat memicu keributan antarpesilat.

”Mereka konvoi sambil membentangkan gambar dan tulisan-tulisan rasis,” ujarnya saat dikonfirmasi (4/8).

Warga yang merasa resah langsung melaporkannya ke Polres Jombang. Tak lama kemudian, personel gabungan dari Polsek Sumobito, Polsek Kesamben dan dibantu personel Polres Jombang mendatangi lokasi.

Saat itu juga, polisi langsung membubarkan konvoi dan berhasil mengamankan 21 anggota silat. Petugas juga mengamankan 15 unit sepeda motor yang digunakan konvoi para pesilat itu.

”Para pelaku sebanyak 21 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 16 orang dan perempuan sebanyak 5 orang. Sepeda motor berjumlah 15 unit milik pelaku juga kita amankan,” kata Iptu Kasnasin.

Saat ini, 21 pesilat dan kendaraannya sudah diamankan di Polres Jombang. disinggung terkait penindakan terhadap oknum anggota pesilat yang kedapatan membawa senjata tajam, Iptu Kasnasin menyebut masih didalami.

”sementara didata dan dipanggil orang tuanya guna pembinaan,” singkatnya. (yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#bikin gaduh #Jombang #pesilat