RadarJombang.id – PW, 29, warga Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo Jombang digerebek suaminya MS, 40, saat sedang ngamar bersama pemuda di hotel di Jombang (14/5).
Saat digerebek, PW, sedang asyik ngamar bersama di salah satu hotel di Kecamatan Peterongan bersama IF, 20, warga Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang.
Akibat kejadian itu, IF, pasangan gelap PW sempat jadi bulan-bulanan MS dan beberapa rekannya yang ikut dalam penggerebekan itu.
IF, juga sempat dipermalukan dengan dipaksa keluar tanpa mengenakan sehelai pakaian pun oleh MS.
Usai di gerebek, ketiganya dibawah ke Polsek Peterongan untuk dimintai keterangan.
Dari hasil interogasi, Kanit Reskrim Polsek Peterongan Ipda Dian Rizal Mabrur menyampaikan, PW mengaku kenal dengan IF dari media sosial Instagram.
"PW dan IF ini kenal dari Instagram, keduanya sering menjalin komunikasi," jelasnya.
Yang paling mengejutkan, lanjut Ipda Dian, PW mengaku ke IF jika belum bersuami.
"Saat berkenalan dengan IF, ngakunya PW belum menikah," jelasnya.
Bermodal paras yang cantik, tentu saja IF percaya apa yang telah dikatakan PW, sehingga jalinan komunikasi antar keduanya terus berlanjut.
PW dan IF pun makin akrab hingga memutuskan janjian untuk bertemu di salah satu hotel hingga akhirnya digerebek MS.
Baca Juga: 7 Pasangan Mesum Digerebek di Kamar Kos di Jombang, 2 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
Penggrebekan yang dilakukan oleh MS itu terekam hingga viral menyebar di sejumlah media sosial.
Meski begitu, ketiganya sepakat untuk dilakukan mediasi dan saling memaafkan serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
"Semula kita mau arahkan ke polres, tapi ketiga pihak tidak mau, minta di mediasi di Polsek perorangan," jelas Ipda Dian. (riz)
Editor : Achmad RW