JOMBANG – Kecelakaan menimpa sebuah mobil Isuzu Panther yang dinaiki keluarga asal Prambon, Nganjuk di KM 681.500 A Tol Jombang-Mojokerto (JoMo) Sabtu (15/7) pagi. Kecelakaan itu, dipicu pecah ban.
“Kejadiannya sekitar pukul 09.35, lokasinya masuk Desa Sumberjo, Kecamatan Jombang,” terang Zanuar Firmanto, Kepala Departemen Layanan Jalan Tol PT Asrta Infratoll.
Zanuar menjelaskan, mobil yang mengalami kecelakaan itu adalah Isuzu Panther nopol AG 1390 XA. Mobil ini, sedang disopiri M Tamliqon Luqman, warga Prambo Nganjuk.
Di dalam mobil itu, ada 7 orang lain selain sopir yang seluruhnya juga warga Nganjuk. “Ada satu anak-anak dan 6 orang dewasa, termasuk satu ibu hamil juga,” imbuhnya.
Mobil berpenumpang 8 orang ini, disebutnya masuk melalui GT Bandarkedungmulyo dan berjalan mengarah ke Surabaya. Namun, sesampainya di KM 681, ban belakang kiri mobil ini pecah. “Posisi ban pecah dalam kecepatan 80 km perjam di jalur cepat,” lanjutnya.
Pecahnya ban itu, membuat mobil ini hilang kendali. Mobil yang oleng ke kanan, kemudian menabrak barier pembatas jalan di tengah.
Kendaraan itu akhirnya berhenti sekitar 100 meter setelahnya, atau di KM 681.500. “Mobil berhenti dengan posisi melintang di jalur cepat, beberapa bagiannya juga rusak,” imbuhnya.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Seluruh penumpang juga sopir selamat. Namun, dua penumpang mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit. Begitupun untuk salah satu penumpang yang hamil.
“Dua korban dibawa ke rumah sakit, untuk ibu hamil masih dalam pengecekan kandungan juga di rumah sakit. Untuk kasusnya dilimpahkan ke Unit PJR Polda Jatim,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW