JOMBANG – AB, 26, warga Kecamatan Sumobito, Jombang ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya Jumat (14/7) pagi. Diduga korban memiliki permasalahan keluarga sehingga membuatnya depresi berat.
”Korban sudah dievakuasi. Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban,” terang Kapolsek Sumobito AKP Sulaiman.
Dijelaskan, kejadian bunuh diri pertama kali diketahui saksi S, 46, sekitar pukul 07.3O. Saat itu, S yang masih kerabat korban curiga lantaran sudah sekitar sepekan korban tidak menunjukkan batang hidungnya.
Khawatir terjadi sesuatu, ia memutuskan untuk mendatangi korban ke rumahnya. ”Korban memang tinggal sendiri di rumah. Anak dan istrinya sudah seminggu lalu pulang ke rumah orang tuanya di Sidoarjo,” lanjutnya.
Sesampainya di rumah korban, saksi semakin curiga melihat kondisi rumah terkunci rapat. Ia kemudian mencoba menengok ke bagian dapur.
Seketika saksi kaget saat menemukan kondisi tubuh korban menggantung di blandar dapurnya dengan seutas tali yang melilit bagian leher. Saat dicek, kondisi korban sudah tewas.
Ia kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan dilanjutkan perangkat desa ke pihak kepolisian. ”Korban meninggal dunia dalam posisi menggantung di tali yang terkait di blandar. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi,” tambahnya.
Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad korban. Dari hasil visum luar yang dilakukan tim inafis Polres Jombang dan petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. ”Hasil olah TKP disimpulkan murni meninggal karena bunuh diri,” lontar Sulaiman.
Dari keterangan pihak keluarga, diduga korban tengah memiliki permasalahan di internal keluarga hingga membuatnya depresi berat dan memutuskan mengakhiri hidup.
”Pihak keluarga korban juga menyatakan ikhlas menerima, sehingga jasadnya langsung diserahkan untuk dikebumikan,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Editor : Achmad RW