JOMBANG - Aksi tabrak lari di Desa Mojounggul, Desa/Kecamatan bareng yang menewaskan Supomo, 85 Selasa (5/7) dini hari terekam CCTV. Dalam rekaman, terlihat jelas sebuah pikap menabrak korban sebelum akhirnya memilih melarikan diri.
Dalam rekaman video yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang, kejadian itu berlangsung tepat di depan sebuah gerbang gudang di Dusun Mojounggul. Saat jam di kamera menunjukkan pukul 02.38. Supomo terlihat sedang berjalan dari arah timur ke barat.
Ia, dengan pelan berjalan di jalur kiri. Namun, dari arah berlawanan, sebuah pikap berjalan dengan kecepatan tinggi dan menghantam sepeda angin beserta penumpangnya.
Dalam kejadian yang berlangsung sangat cepat itu, Supomo seketika tak terlihat lagi dalam gambar. Yang tersisa, hanya sepeda angin miliknya yang tergolek di bahu jalan.Sementara pikap berwarna hitam yang menabraknya, tak terlihat menghentikan laju di kamera itu.
Kejadian itu, juga terlihat tak banyak diketahui orang. Kondisi jalanan yang lumayan gelap dan sepi, membuat keberadaan Supomo tak terdeteksi. Hal itu, terlihat dari gambar yang merekam aktivitas jalanan yang terlihat biasa saja setelah kejadian tabrakan itu.
"Jadi benar, memang ada rekamannya, sempat terekam CCTV gudang, dan itu jadi bahan penyelidikan kami," ungkap AKP Sudarsono, Kapolsek Bareng saat dikonfirmasi.
Hingga kini, kasusnya disebutnya masih dalam penyelidikan petugas. Polisi, juga mengumpulkan keterangan dan bukti lain sembari memburu pelaku tabrak lari itu. "Ya semoga rekaman ini akan membantu nanti menemukan pemilik pikapnya," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Supomo, 85, lansia asal Desa/Kecamatan Bareng ditemukan tewas di dalam selokan di pinggir jalan desa setempat, Selasa (4/7). Tragisnya, korban baru ditemukan petugas sekitar 8 jam setelah kejadian itu berlangsung. Jasad supomo, ditemukan sudah kaku di dalam selokan di pinggir jalan kabupaten itu. (riz)
Editor : Achmad RW