Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

VIRAL!! Bocah Kelas 5 SD di Mojowarno Jombang Dianiaya Rekan Sekelasnya 

Achmad RW • Senin, 26 Juni 2023 | 20:54 WIB
Ilustrasi anak jadi korban kekerasan fisik
Ilustrasi anak jadi korban kekerasan fisik

JOMBANG – R, 11, seorang siswa SD kelas 5 di Kecamatan Mojowarno, Jombang jadi korban penganiayaan. Pelakunya adalah rekannya sekelas. Ironisnya, kejadian ini dilihat dan direkam sejumlah anak lain di lokasi itu tanpa berupaya memberikan pertolongan.

Dari video yang didapat Jawa Pos Radar Jombang, terlihat aksi penganiayaan itu berada di pinggir sungai. Dalam video berdurasi 21 detik itu, korban terlihat dipukul dan ditendang pelaku berulang-ulang. Meski korban sudah berkata ampun, pelaku terlihat masih terus menendang dan memukil korban sambil mengumpat.

“Jadi video itu diambil sama rekan pelaku yang ada di sekitar lokasi, kejadiannya Sabtu (24/6) lalu, memang ada 5-6 anak di situ, satunya memukuli korban,” terang sumber terpercaya Jawa Pos Radar Jombang.

Sumber menjelaskan, korban dan pelaku, adalah rekan satu sekolah, bahkan satu kelas. Akibat kejadian itu, korban menderita sejumlah luka memar di tubuhnya. “Keluarga korban malah diminta damai sama pihak sekolah dan desa, kasusnya belum dilaporkan ke polisi,” ungkapnya.

Hal itupun, diakui pihak sekolah tempat keduanya belajar. Pihak sekolah menyebut, kejadian itu juga baru diketahui pihak sekolah Sabtu (24/6) malam. “Baru tahu itu malam harinya, dan saya juga mendatangi langsung ke rumah korban untuk musyawarah,” terang Moh Sidik, Plt Kepala SDN Japanan 1, Kecamatan Mojowarno.

Sidik menjelaskan, korban dan pelaku memang sama-sama murid di sekolahnya. Pelaku pemukulan itu, telah teridentifikasi sebagai S, 11. Mereka, juga rekan satu kelas. “Sama-sama kelas 5 nya, cuma rumahnya memang beda desa saja,” lanjutnya.

Lokasi penganiayaan itu terjadi, memang berada di luar lingkungan sekolah. Namun lokasinya, hanya berjarak sekitar 100 meter di belakang sekolah. “Posisi sudah di luar sekolahan. Sudah pulang juga, katanya awalnya diajak layangan, tapi terus ada perkelahian itu,” lontarnya.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan pihaknya, pelaku juga telah mengakui perbuatannya. Pihaknya juga menyebut pelakunya juga hanya satu orang saja. “Jadi kami pastikan itu bukan pengeroyokan, yang memukul itu S, memang ada 5-6 orang di sana, tapi yang lain melihat saja,” tambahnya.

Pihaknya juga mengakui tak mengupayakan kasus hukum dalam kejadian itu. Kedua orang tua korban, telah dipertemukan dan membuat kesepakatan damai. Dalam surat yang ditunjukannya ke wartawan, orang tua pelaku sanggup memberi uang sebagai ganti pengobatan sebesar Rp 4 juta dan dicicil sebesar Rp 1 juta dengan perjanjian tidak menuntut. “Awalnya kemarin ya tidak ke hukum, karena saya kira sudah saling menerima. Ndak tahunya sekarang viral begini,” pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#anak #Mojowarno #Penganiayaan #Jombang #Siswa SD