Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Suliyanto mengatakan, korban bernama Isma Puji Rahayu, 32, warga Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Korban meninggalkan rumah sejak Kamis (25/8) sekitar pukul 23.00 WIB.
"Bibi korban mengenali dari pakaian yang ditemukan di lokasi identik dengan pakaian yang terakhir kali digunakan korban," katanya kepada wartawan, Sabtu (24/9).
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha menjelaskan, berdasarkan hasil otopsi, korban tewas karena kelaparan. Selama ini, korban adalah seorang ODGJ yang tinggal sebatangkara. “Ayah dan ibunya sudah meninggal, hasil otopsi menyebut lambungnya kosong, kondisi tidak makan,” ungkapnya.
Dari pemeriksaan, terdapat luka akibat benturan dengan benda tumpul di kepalanya. Namun, luka itu dipicu kebiasaan korban yang menyakiti diri sendiri. Menurut keterangan kerabat dan tetangganya, korban mengidap keterbelakangan mental. Korban juga kerap menyakiti dirinya sendiri. "Bukan korban pembunuhan. Beberapa kali pulang dalam kondisi kepalanya bocor dibentur-benturkan," pungkas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat gadis bugil pertama kali ditemukan Kadir, 60, warga Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo Sabtu (27/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Kadir sedang mencari rumput di sawah Dusun Kedungasem untuk pakan ternak.
Lokasi penemuan mayat sekitar 500 meter dari permukiman penduduk. Korban diperkirakan tewas lebih dari 2 hari sebelum ditemukan. Pakaian korban ditemukan dalam kondisi rapi sekitar 100 meter di sisi timur laut. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW