RadarJombang.id – One Piece Chapter 1171 membawa pembaca masuk lebih dalam ke dampak kematian Raja Harald, tidak hanya bagi Elbaph, tetapi juga bagi Pemerintah Dunia.
Bab ini menegaskan runtuhnya Harald bukan sekadar tragedi lokal, melainkan peristiwa yang mengguncang keseimbangan kekuatan dunia, bahkan membuat Imu kehilangan ketenangannya di Takhta Kosong.
Cerita dibuka dengan percakapan antara Gaban dan Jarul yang masih berusaha mencerna apa sebenarnya “Harta Karun Elbaph” itu.
Keduanya sepakat kekuatan yang terlibat jauh melampaui dugaan awal, hingga menimbulkan keraguan apakah ada siapa pun yang benar-benar mampu menghentikan Harald saat ia berada di bawah kendali kontrak.
Kekhawatiran Jarul semakin menegaskan keberadaan Loki pada hari itu menjadi faktor penentu nasib Elbaph.
Kilasan masa lalu kembali menyorot Shanks. Ingatannya tentang percakapan Harald dan Garling mengungkap bagaimana janji Ksatria Dewa dijadikan umpan untuk menjerat Raja Elbaph.
Kata-kata Garling yang merendahkan dunia “di bawah sana” memicu amarah Shanks, yang kini sepenuhnya menyadari kekejaman sistem Tenryuubito.
Reaksinya memperlihatkan bahwa konflik Shanks dengan Pemerintah Dunia bersifat personal dan ideologis.
Nuansa cerita berubah menjadi duka mendalam ketika ditampilkan dua halaman penuh Loki yang duduk di samping jasad Harald.
Namun tragedi itu tidak berhenti di Elbaph. Di Marijoa, Imu tampak terengah-engah dan terguncang, mengakui bahwa Harald adalah spesimen langka—seorang raja raksasa kuno yang rela menelan harga diri demi perdamaian.
Pengakuan ini secara implisit menegaskan betapa berharganya Harald bagi skema besar Pemerintah Dunia.
Dialog Imu dengan Gorosei memperjelas sikap sejati mereka terhadap Elbaph dan ras raksasa.
Pernyataan bahwa Elbaph adalah “D” membuka lapisan misteri baru yang menghubungkan raksasa dengan kehendak sejarah.
Di sisi lain, Loki memutuskan untuk meninggalkan kastel dan berlayar demi membalas kematian ayahnya, meski ditentang Jarul. Flashback pun berakhir dengan keputusan yang akan menentukan masa depan Elbaph.
Kembali ke masa kini, Loki akhirnya dibebaskan, membuka jalan bagi konfrontasi baru.
Chapter ditutup dengan aksi spektakuler ketika Loki, ditemani Luffy, menghadapi Monster Draugr menggunakan Ragnir.
Serangan es yang dilepaskan menandai kebangkitan kekuatan Loki, sekaligus menjadi sinyal bahwa Elbaph kini memiliki sosok yang siap mengguncang dunia.
Inilah Spoiler Lengkap Manga One Piece 1171:
- Chapter ini berjumlah 17 halaman.
- Judul chapter 1171: “Ragnir”
- Permintaan pembaca di halaman sampul: “Seekor kucing sedang memasangkan bando telinga kucing di kepala Zoro.”
Chapter dibuka dengan percakapan antara Gaban dan Jarul.
- Gaban tidak percaya bahwa “Harta Karun Elbaph” memiliki kekuatan sebesar itu.
- Jarul berkata ia belum pernah mendengar detail tentang kekuatan buah tersebut, dan ia sendiri ragu apakah kekuatannya cukup untuk menghentikan Harald.
Jarul: “Sekarang saja sudah membuat bulu kudukku merinding… membayangkan apa yang akan terjadi jika Loki tidak ada di sini hari ini…”
- Shanks teringat kembali percakapan masa lalunya dengan Harald dan Garling.
Harald (masa lalu): “Fajar Elbaph akan tiba saat aku bergabung dengan barisan Ksatria Dewa!”
Garling (masa lalu): “Apa pun yang kau inginkan, katakan saja! Semua akan menjadi milikmu!! Anakku yang malang… betapa hidupmu pasti terbelenggu selama ini… Lupakan semua yang ada di bawah sana!! Mereka yang hidup di sana bukan manusia…!!”
- Shanks dengan marah mencengkeram tanda Imu di lengannya, amarahnya tertuju pada Imu dan para Tenryuubito.
- Gaban menenangkannya, mengatakan bahwa Shanks pasti akan memiliki peran penting di masa depan.
- Lalu, dalam dua halaman penuh kesedihan, kita melihat Loki duduk di samping jasad Harald.
- Adegan berpindah ke “Singgasana Kosong” di Marijoa.
- Imu, yang duduk di singgasana, sedang bertemu dengan Lima Tetua.
- Imu tampak terengah-engah… sepertinya kematian Harald sangat memengaruhinya.
Imu: “Aku menganugerahkan keabadian dan kekuatan pada seorang prajurit raksasa kuno…!! Dia sendiri sudah merupakan makhluk langka… sebuah monster…!! Huff… Dan seseorang membunuhnya…!! Siapa pelakunya?! Apa sebenarnya Elbaph itu?! Huff…”
Mars: “Mari kita kirim sebuah misi. Kita bisa memanfaatkan kekosongan yang ditinggalkan Harald di Elbaph…”
Imu: “Cukup!! Itu hanya akan menambah korban di pihak para Ksatriaku!! Kontrak-kontrak ini selalu menuntut harga untuk 'MU!!' Huff… huff…”
- Imu mengatakan bahwa Harald adalah spesimen langka, karena ia menelan harga dirinya demi bisa terhubung dengan negara dan ras lain.
- Imu juga berbicara tentang para raksasa dan Elbaph.
Imu: “Makhluk-makhluk itu pada dasarnya adalah pencinta perang… ras para petarung. Menerima mereka tanpa pikir panjang hanya akan menghancurkan kita dari dalam… Seorang ‘Raja Elbaph’ dari ras Raksasa Kuno yang mau menyetujui perjanjian itu. Seseorang yang nyaris terlalu sempurna untuk menjadi nyata… Dia adalah pria yang seharusnya tidak pernah dilahirkan, demi Elbaph itu sendiri… Sejarah tidak pernah berbohong… kita memang tidak ditakdirkan untuk berjalan bergandengan tangan… Jangan pernah lupa… ‘Elbaph’ adalah ‘D’…!!!”
- Kembali ke Kastil Aurust.
- Loki memutuskan untuk berlayar ke laut bersama para prajurit yang selamat dan menggunakan kekuatannya untuk membalas kematian Harald.
- Jarul mencoba menghentikannya, tapi Loki tidak mau mendengarkan dan tetap meninggalkan kastil bersama para prajurit raksasa. Flashback berakhir di sini.
- Cerita kembali ke masa sekarang.
Setelah mendengar apa yang sebenarnya terjadi pada hari kematian Harald, Hajrudin setuju untuk membebaskan Loki.
- Hajrudin juga meminta maaf, meski ia masih belum bisa memaafkan Loki atas kejahatan lainnya.
- Luffy sangat senang karena Loki akhirnya bebas.
- Saat mereka sedang berbincang, Monster Draugr (salah satu makhluk MMA yang dimunculkan oleh Killingham) jatuh ke Dunia Bawah.
- Loki menyuruh Hajrudin dan yang lain naik lebih dulu, karena dia bisa terbang sendiri ke atas.
- Lalu, dalam double page yang luar biasa, Loki melepaskan rantainya dan melompat untuk menghadapi Draugr.
- Gaban meminta Chopper membantunya naik juga, karena ia sangat mengkhawatirkan putranya.
- Sanji menggendong Gaban dan menggunakan “Sky Walk”, sementara Chopper (di atas Sanji) meminta Sanji agar bergerak sehalus mungkin supaya kondisi Gaban tidak semakin memburuk.
- Loki terbang menyerang Draugr dengan Ragnir.
- Luffy tetap bersama Loki, berdiri di atas tubuhnya.
Loki: “Hei! Apa yang kau lakukan di sana?!”
Luffy: “Shishishi!! Aku nggak sabar lihat kau bertarung!!”
Loki: “Baiklah kalau begitu! Tunjukkan padanya apa yang kau punya! RAGNIR!!”
Ragnir: “GRRRR…!!”
- Lalu, di halaman ganda terakhir yang benar-benar epik, Loki menghantam Draugr dengan Ragnir, yang melepaskan kekuatan es dan membekukan Draugr seketika.
Luffy terdiam, kaget melihat kekuatan Loki.
Loki: “NIFLHEIM!! (berarti ‘Dunia Asal’)!!”
Luffy: “APA—?!!”
Chapter berakhir, minggu depan libur.
(riz)
Editor : Anggi Fridianto