RadarJombang.id – One Piece Chapter 1169 menjadi kelanjutan paling intens dari tragedi Elbaph. Bab ini memperlihatkan bagaimana kontrak terlarang Pemerintah Dunia bekerja secara brutal, sekaligus menempatkan Shanks sebagai saksi kunci runtuhnya Raja Harald.
Cerita bergerak paralel antara Istana Aurust dan rumah Scopper Gaban, mengungkap detail mengerikan tentang sistem “kontrak” yang mengikat para Ksatria Dewa.
Chapter dibuka relatif tenang dengan percakapan Shanks dan Gaban. Dari dialog ini terungkap bahwa Shanks telah lama mengetahui keberadaan anak Roger, serta bagaimana dirinya dan Buggy dipandang sebagai “anak-anak” oleh kru Roger.
Namun ketenangan itu segera berubah menjadi pengantar tragedi ketika fokus cerita beralih kembali ke Elbaph.
Di Istana Aurust, pengaruh Imu terhadap Harald mencapai titik kritis. Harald menyadari bahwa kendali Imu tak lagi sebatas tubuh, melainkan mulai menggerogoti pikiran dan kesadarannya.
Dalam upaya terakhir mempertahankan kehendak bebas, Harald justru memerintahkan para penjaga raksasa untuk membunuhnya.
Namun kekuatan kontrak membuatnya pulih berulang kali, memicu pembantaian berdarah di dalam istana.
Sementara itu, Shanks menjelaskan kepada Gaban tentang cara kerja kontrak yang ia dan Harald tandatangani di Tanah Suci.
Kontrak tersebut terhubung dengan entitas misterius bernama “Great One”, yang membuat para pemiliknya mustahil menolak perintah selama berada dalam jangkauan kekuatannya.
Shanks mengakui bahwa kontrak tingkat lebih tinggi menjanjikan tubuh abadi dan kekuatan luar biasa, tetapi dengan harga kehilangan kehendak bebas sepenuhnya.
Kengerian kontrak itu terkonfirmasi di ruang tahta. Harald, yang sepenuhnya berada di bawah kendali Imu, mengakui bahwa ia telah diperalat Pemerintah Dunia.
Dalam kondisi putus asa, ia memohon Loki untuk membunuhnya secepat mungkin demi masa depan Elbaph.
Permintaan itu menjadi salah satu momen paling tragis, menampilkan seorang raja yang rela namanya dihancurkan demi menyelamatkan rakyatnya.
Chapter mencapai klimaks ketika Shanks dan Gaban akhirnya tiba di Istana Aurust dan menghadapi Harald secara langsung.
Namun tubuh abadi hasil kontrak membuat Harald nyaris tak terkalahkan.
Cerita ditutup dengan Loki yang memasuki ruang harta Elbaph, hanya untuk mendapati bahwa Akuma no Mi legendaris dan palu Ragnir menyimpan rahasia lain yang jauh lebih mengerikan.
FULL SPOILER ONE PIECE CHAPTER 1169 :
- Chapter terdiri dari 19 halaman (2 halaman berwarna untuk Color Spread dan 17 halaman hitam-putih).
- Judul chapter 1169 “Harus Mati Secepat Mungkin”
- Color Spread (Cover Chapter) Menampilkan para Bajak Laut Rocks memakai jas hitam.
- Ada 14 anggota Rocks Pirates di cover:
Rocks (sedang mengelus seekor harimau), Newgate, Linlin, Kaidou, Shiki, Stussy, Gloriosa, Streusen, Captain John, Don Marlon, Ochoku, Ganzui, Barbel, Kyo (Silver Axe)
- Chapter dimulai dengan Gaban dan Shanks berbincang di rumah Gaban (lanjutan dari chapter 1152). Gaban menceritakan kepada Shanks bahwa ia bertemu Garp, dan dari sanalah ia mengetahui bahwa Roger memiliki seorang anak. Informasi itu kemudian disampaikan kepada Shanks.
Shanks: “Ohhh, kalau begitu anak kapten itu seperti adik laki-lakiku!!”
Gaban: “Iya... seperti kamu dan Buggy yang dianggap sebagai ‘anak-anak kami’.”
- Berpindah ke Istana Aurust. Harald bergerak sendiri dan membunuh penjaga raksasa yang membawa rantai untuk mengikatnya ke pilar.
Ia menyadari bahwa kendali Imu tidak hanya memengaruhi tubuhnya, tapi juga akan segera menguasai pikiran dan kesadarannya.
Harald kemudian memerintahkan semua penjaga raksasa untuk membunuhnya.
- Saat para penjaga menusuk Harald, Loki dan Jarul masuk ke ruang tahta (adegan yang sebelumnya terlihat di chapter 1152).
Namun Harald pulih kembali, lalu mulai membantai para penjaga sambil melepaskan Haki dalam jumlah besar.
- Adegan Kembali ke rumah Gaban. Shanks menjelaskan kepada Gaban tentang cara kerja “kontrak”, sambil memperlihatkan tanda di lengan kirinya.
Shanks: “Aku dan Harald membuat ‘Shallows Covenant’ dengan suatu entitas bernama ‘Great One’ di Tanah Suci. Bahkan dengan kontrak ini saja, jika aku berada dalam jangkauan kekuatannya… mustahil untuk melawan perintah mereka!!”
Gaban: “Kekuatan yang aneh.”
- Shanks juga menjelaskan bahwa ia membuka jati dirinya yang sebenarnya kepada Harald saat mereka jauh dari Mary Geoise, hingga mereka menjadi sahabat.
Ditampilkan dalam panel flashback singkat, Harald berkata: “Aku sudah tahu!! Kamu dari Bajak Laut Rambut Merah, kan!?”
- Harald percaya bahwa jika ia bergabung dengan “Ksatria Dewa”, maka Elbaph akhirnya akan bergabung dengan Pemerintah Dunia.
Namun itu berarti Harald harus menandatangani kontrak tingkat lebih tinggi.
Gaban: “Dan itu masalah?”
Shanks: “Dengan kontrak baru itu, para Ksatria Dewa mendapat kekuatan super manusia dan tubuh abadi.
Mereka juga diberi kemampuan menciptakan ‘Abyss’ untuk berpindah jarak jauh.
Sebagai gantinya, suara Great One akan mengikuti mereka sampai ujung dunia. Mereka tidak akan pernah bisa menolak perintah.
Harald tak akan bisa berkata ‘tidak’ lagi!! Dan aku ragu orang-orang serakah itu akan menepati janji mereka...”
- Tiba-tiba, Shanks dan Gaban merasakan Haki mengerikan dari Istana Aurust. Di ruang tahta, Loki dan Jarul berhasil menahan Harald di lantai.
Harald mengakui bahwa selama ini ia melakukan pekerjaan kotor untuk Pemerintah Dunia, dan kini ia telah ditipu oleh Imu.
- Harald memerintahkan Jarul untuk memberikan “Akuma no Mi Legendaris” kepada Loki, karena ia yakin bahkan Loki pun tak akan bisa mengalahkannya setelah Imu memberinya kekuatan. Dalam keadaan menangis, Harald berbicara pada anaknya
Harald: “Aku harus mati secepat mungkin!!! Lakukan dan duduklah di ‘tahta’, Loki!! Lalu katakan pada rakyat betapa bodohnya aku sebagai Raja!! Gunakan kematianku untuk membangun reputasimu!!! Aku tak peduli apa yang orang katakan tentangku setelah mati!!! Yang terpenting adalah masa depan Elbaph!!! Kamu mengerti, kan!?”
Loki: “Kamu... aku tidak bisa berkata apa-apa...!!”
Harald: “Aku mohon, Loki!! Kamu satu-satunya harapanku!!!”
- Setelah itu, pengaruh Imu meningkat drastis dan pikiran Harald berubah sepenuhnya.
Harald tidak berubah menjadi monster, Imu langsung mengambil alih tubuhnya sepenuhnya. (Mind Manipulation)
- Dalam halaman ganda yang luar biasa, Harald mulai membantai seluruh penjaga raksasa. Ia memerintahkan penjaga di luar ruang tahta untuk menyegel semua pintu, dengan alasan ada kriminal di istana. Seorang penjaga menusuk leher Harald, tapi ia pulih seketika.
Penjaga: “Kurang ajar!! Kau bukan Raja Harald kami lagi!!”
Harald: “Jangan konyol. Aku masih Harald... tapi sekarang aku adalah pelayan setia ‘Great One’. Tak seorang pun akan selamat.
Aku tak akan membiarkan satu kata pun tentang kejadian ini keluar dari istana!!”
- Loki berlari menuju ruang harta. Harald berkata bahwa dialah yang akan memakan Akuma no Mi Legendaris, lalu menyerahkan Elbaph kepada Imu.
Jarul mencoba menghentikannya dan berkata bahwa jika Harald memakan buah itu, dunia akan berakhir. Saat itulah Jarul ditusuk di bagian kepala.
- Shanks dan Gaban tiba di Istana Aurust dan menyerang Harald. Namun sekali lagi, Harald pulih tanpa luka.
Harald: “Shanks... tubuh abadiku ini... luar biasa…
Aku bisa merasakan keunggulanku sebagai makhluk hidup”
Shanks: “Sial... apa benar tidak ada cara untuk membatalkan perintah itu...!?”
- Loki akhirnya sampai di ruang harta.
- Ia membuka rantai dan pintu. Di dalam, ia melihat peti berisi Akuma no Mi, dan di belakangnya ada palu “Ragnir”.
Namun ada yang aneh, Ragnir tampak bergerak sendiri.
Loki: “Ini Akuma no Mi terlarang yang diwariskan di Elbaph!! Ya?”
Tiba-tiba Ragnir bergerak dan menyerang Loki, yang nyaris tidak sempat menghindar.
Suara misterius: “GeGeGeGe!!”
Loki: “Uwah!! Siapa kau!?”
Chapter berakhir di sini.
Catatan:
• Libur minggu depan karena libur Natal Jepang (Weekly Shonen Jump libur).
• Namun Chapter 1.170 kemungkinan akan rilis lebih cepat dari biasanya.
(riz)
Editor : Anggi Fridianto