Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

One Piece 1163: Enam Kekuatan Monster Bajak Laut Legendaris Tak Mampu Lukai Imu

Achmad RW • Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:19 WIB
One Piece 1163: Enam Kekuatan Monster Bajak Laut Legendaris Tak Mampu Lukai Imu
One Piece 1163: Enam Kekuatan Monster Bajak Laut Legendaris Tak Mampu Lukai Imu

RadarJombang.id - Pertempuran terbesar dalam sejarah dunia One Piece akhirnya terjadi. 

Di God Valley, enam legenda bajak laut — Rocks D. Xebec, Gol D. Roger, Edward Newgate, Charlotte Linlin, Kaido, dan Garp — bersatu menghadapi satu entitas yang disebut-sebut sebagai makhluk tertinggi di dunia: Imu. 

Chapter 1163 menjadi saksi bagaimana kekuatan terbesar dari era legendaris itu dilepaskan dalam satu serangan masif yang mengguncang sejarah.

Momen ini bukan sekadar pertarungan. Ia adalah tabrakan antara ambisi, dendam, dan rahasia dunia. 

Imu, yang biasanya bersembunyi di balik bayangan Pemerintah Dunia, kini tampil di garis depan dengan wujud mengerikan, menunjukkan bahwa ia bukan sekadar penguasa — melainkan simbol dari kekuasaan abadi yang tak tersentuh. 

Di sisi lain, Rocks dan para bajak laut besar tampil seperti dewa perang, bersatu demi satu tujuan: menggulingkan sang tiran yang tak pernah mati.

 

Chapter ini benar-benar menghadirkan skala epik yang belum pernah terlihat dalam seri. 

Panel demi panel menggambarkan kehancuran total di God Valley, tempat di mana kekuatan tertinggi dunia saling bertabrakan tanpa ampun. 

Ketegangan meningkat ketika bahkan serangan gabungan enam monster laut legendaris itu pun tidak mampu menjatuhkan Imu. 

Sebuah pengingat bahwa di balik segala kekuatan, masih ada misteri gelap yang belum bisa dijangkau manusia.

 

Selain pertempuran fisik, chapter ini juga menyingkap lapisan emosional dari karakter-karakter legendaris. 

Rocks, yang biasanya digambarkan brutal dan haus kekuasaan, di sini memperlihatkan sisi manusiawinya ketika Imu menyentuh topik tentang istri dan anaknya. 

Adegan itu menjadi titik balik yang menambah kedalaman tragedi di balik ambisi besar Rocks D. Xebec.

 

Dengan visual megah, dialog berisi amarah dan ketegangan yang tajam, serta pengungkapan besar di akhir, One Piece Chapter 1163 bisa disebut sebagai salah satu bab paling monumental dalam sejarah manga ini. 

Oda benar-benar memperlihatkan bagaimana kisah yang sudah berjalan lebih dari dua dekade masih mampu menghadirkan kejutan yang membuat pembacanya terpaku.

 

Berikut Full Spoiler One Piece Chapter 1163 sebagaimana beredar di kalangan penggemar:

- Chapter terdiri dari 17 halaman.

 

- Judul Chapter 1163: “Janji”

 

- Cover (Reader request): “Luffy melakukan parkour dan melompat di antara gedung bersama dua monyet.”

 

- Chapter dimulai dengan Imu (di atas tubuh Saturn) yang menyerang secara membabi buta pada semua bajak laut dan marinir di God Valley. Lalu Imu berhadapan langsung dengan Rocks.

 

Rocks: “Hei!! Raja Tikus di sana!!! Kau datang untuk membunuhku, bukan?!”

 

Imu: “Jadi ternyata kau... Davy Jones!!!”

 

Rocks: “Kau salah orang. Aku bahkan tak pernah bertemu orang itu. Tapi... sebuah ‘janji’ harus ditepati, bukankah begitu...”

 

Imu: “...!! Dan itulah sebabnya kalian semua harus dihapus!! Dihilangkan sepenuhnya dari sejarah!!! Dunia milik Mu belum sepenuhnya sempurna...!!!”

 

Rocks: “Dunia ini bukan milikmu!!!”

 

-Rocks dan Imu mulai bertarung. Pada saat yang sama, Garp tiba di lokasi bersama beberapa marinir dan berjalan menuju arah pertarungan.

Ia melihat bagaimana Imu menyerang bajak laut dan marinir sekaligus.

 

Marinir: “Garp-san, apa kita harus memberikan bantuan?”

Garp: “Tentu saja harus!!”

Marinir: “Tapi... untuk siapa?”

 

- Adegan berpindah ke pertarungan Bajak Laut Roger melawan Bajak Laut Rocks.

Dalam satu halaman ganda yang epik, Captain John menggunakan kekuatan buah iblis Jiki Jiki no Mi (buah yang sama dengan milik Kid di masa kini) untuk mengumpulkan semua harta di sekitarnya menggunakan kekuatan magnet.

 

Captain John: “Datanglah padaku, wahai harta karun~~~!!!” “Big Eater” (kanji-nya berarti “Cengkeraman Magnet Besar”)!!!

 

Gaban: “Semua logam bereaksi terhadapnya!! Jangan biarkan senjatamu tertarik!!”

 

Bajak Laut Roger: “Terjadi gaya magnetik kuat dari pintu masuk lembah menuju bagian tenggara pulau!!”

Roger: “Minggir!! Aku tak peduli!!”

 

- Meskipun kekuatan magnet itu sangat kuat, Roger tetap berlari menuju tempat di mana Imu dan Rocks sedang bertarung.

 

- Ganzui melihat apa yang dilakukan Captain John, lalu menyerangnya dengan kekuatan buah iblis Bomu Bomu no Mi (buah yang sama dimiliki Mr. 5 di masa kini). 

Ganzui menembakkan lendir kering menggunakan serangan bernama “Sky Snake Red Cannon” dan berhasil mengalahkan Captain John.

 

- Senjata Dragon juga ikut tertarik oleh kekuatan magnet Captain John, membuat Dragon jatuh ke tanah ketika Captain John diserang dan pingsan. 

Dragon dan Shanks pun terpisah, lalu terlihat Shanks memanjat dan masuk ke salah satu peti harta karun.

 

- Adegan berpindah lagi ke tempat Imu dan Rocks bertarung. Garp tiba di sana, tapi sekelompok marinir menahannya agar tidak ikut campur.

 

Marinir: “Tidak, Laksamana Muda Garp! Kau tidak boleh melakukannya!! Itu adalah ‘otoritas tertinggi Pemerintah Dunia’...”

Garp: “Maksudmu makhluk busuk itu?!”

 

- Kaido meminta izin pada Rocks agar ia juga bisa ikut bertarung, tapi tiba-tiba Linlin datang terbang di atas Zeus dan langsung menyerang Kaido. Roger akhirnya tiba juga dan bersiap menyerang Imu.

 

- Linlin (marah): “Tunggu dulu, Kaido~~~!!! Aku akan membunuhmu!!”

Kaido: “Kau cemburu ya?! Lihat saja ini!!”

Roger: “Garp, itu targetku!!”

 

- Lalu, dalam salah satu double page paling epik di seluruh One Piece, Garp, Roger, Rocks, Newgate, Kaido, dan Linlin menyerang Imu secara bersamaan!

 

Garp: “Galaxy Impact!!!”

Roger: “Kamusari (Divine Departure)!!!”

Rocks: “Pandæmonium” (kanji berarti “Kutukan dari Jurang”!!!)

Newgate: “Hákua” (kanji berarti “Pemecah Ruang”!!!)

Linlin: “Ikoku” (Ikoku Sovereignty!!!)

Kaido: “Dragon~~~~!!!”

 

- Semua serangan dahsyat itu menghancurkan tubuh Imu berkeping-keping.

 

- Linlin kemudian mencoba menyerang Kaido, tapi Kaido menghindar, dan serangannya justru mengenai tubuh Imu.

 

- Serangan Kaido adalah Bolo Breath, tapi karena ini pertama kalinya ia menggunakannya makanya dia menggunakan nama Dragon atau Naga, Kaido sendiri belum memutuskan nama jurus itu disini.

 

- Sayangnya, Imu langsung pulih dari semua serangan tersebut. Setelah itu, Imu melepaskan gelombang besar Haoshoku Haki yang sangat kuat hingga membuat banyak orang di God Valley langsung pingsan.

 

- Meskipun begitu, Rocks tetap melanjutkan serangannya pada Imu. Ia bahkan berhasil memotong tubuh Imu menjadi beberapa bagian dengan pedangnya. Namun, semua itu tetap tak berguna melawan Imu.

 

Imu: “Mu bisa melihat istri dan anakmu berlari di hutan itu…”

Rocks: “Jangan berani-beraninya menyentuh mereka!!!”

 

- Imu, yang tubuhnya masih terpotong-potong, tiba-tiba menusuk tubuh Rocks dengan dua tentakel hitam!

 

Imu: “Tenang saja… Mu tidak akan melakukan apa pun lagi…”

Rocks: “Argh!! Gigitan nyamuk pun rasanya lebih menyakitkan dari ini…”

 

Imu: “Kau sendirilah yang akan memusnahkan seluruh klanmu…!!! Hancurkan istri dan anakmu sendiri…!!”

Rocks: “Apa!? Omong kosong macam apa itu…!!”

Imu: “Domi Reversi (Kendali Kegelapan)!!”

Rocks: “A… Argh…!!”

 

- Di halaman terakhir yang luar biasa dari chapter ini, Imu menggunakan Domi Reversi pada Rocks, sementara Garp, Roger, Newgate, dan Linlin hanya bisa tertegun menyaksikan semuanya dengan ekspresi terkejut.

 

- Chapter berakhir dengan tubuh Rocks yang mulai berubah menjadi iblis. Kita bisa melihat taringnya perlahan tumbuh, dan di panel terakhir, terlihat Eris dan Teach berlari menembus hutan.

 

Chapter berakhir, minggu depan tidak libur.

 

(riz)

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #one piece #Spoiler