Radarjombang.id - Tahun 2025 diprediksi bakal jadi tahunnya para penggemar horor.
Sejumlah rumah produksi siap merilis deretan film menyeramkan dengan cerita yang segar, misterius, dan tentu penuh teror.
Dari kisah urban legend yang melegenda, hingga cerita baru yang mengulik sisi gelap budaya lokal semuanya siap menguji adrenalin.
Berikut 10 film horor Indonesia paling dinanti tahun ini:
1. Janur Ireng
Disutradarai oleh Timo Tjahjanto, Janur Ireng mengangkat mitos tentang janur (daun kelapa muda) yang kerap digunakan dalam ritual ilmu hitam Jawa.
Cerita berpusat pada seorang mahasiswa antropologi yang meneliti ritual adat di desa terpencil namun malah membuka segel kutukan lama.
Visual kelam dan atmosfer mencekam jadi kekuatan utama film ini.
2. Danur 4: Panduan ke Alam Lain
Setelah sukses dengan tiga film sebelumnya, Danur 4 hadir dengan pendekatan yang lebih psikologis dan spiritual.
Risa Saraswati kembali sebagai narator utama, kali ini harus menghadapi dunia yang lebih dalam dari sekadar dunia hantu: dimensi liminal antara hidup dan mati.
Rumor mengatakan, film ini akan menampilkan hantu baru yang belum pernah dimunculkan sebelumnya.
3. Pembantaian Dukun Santet
Judulnya saja sudah bikin bulu kuduk merinding.
Film ini mengisahkan peristiwa berdarah di sebuah desa setelah warga memburu para dukun santet yang dituduh menyebabkan kematian berantai.
Namun, ternyata ada rahasia gelap yang jauh lebih mengerikan dari yang mereka bayangkan. Brutal, intens, dan penuh kejutan.
4. Pamali: Tumbal
Spin-off dari film Pamali sebelumnya, Tumbal menggali satu pamali paling tabu: menolak tumbal warisan keluarga.
Cerita ini mengikuti seorang pria yang harus memilih antara menyelamatkan keluarganya atau melanggar pamali yang berakibat maut.
Film ini dipuji karena keberhasilannya menggabungkan jumpscare dengan pesan moral budaya.
5. Sosok Ketiga Lintrik
Kisah seorang ibu muda yang dihantui oleh makhluk halus dari masa lalu keluarganya.
"Lintrik" adalah istilah lokal untuk entitas misterius yang sering muncul dalam mimpi buruk, dan kini hadir di dunia nyata.
Film ini digarap dengan pendekatan slow-burn ala film horor Thailand, dengan fokus pada atmosfer dan teror psikologis.
6. Jalan Pulang
Sebuah perjalanan mudik berubah menjadi pengalaman paling menyeramkan seumur hidup.
Film ini mengambil latar jalan antarkota yang sering dianggap “angker” oleh sopir truk malam.
Dengan latar waktu malam dan nuansa sunyi, Jalan Pulang menyuguhkan horor yang akrab dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
7. Penunggu Rumah Buto Ijo
Terinspirasi dari legenda Buto Ijo, film ini menceritakan keluarga yang membeli rumah tua tanpa tahu bahwa rumah tersebut pernah menjadi tempat ritual pemanggilan makhluk raksasa penjaga harta.
Dengan efek visual yang memukau dan sinematografi kelam, film ini disebut-sebut sebagai "horor fantasi" lokal terbaik tahun ini.
8. Tenung
Cerita tentang seorang wanita yang mewarisi kemampuan tenung sejenis sihir penglihatan masa depan dan menggunakannya untuk membalaskan dendam atas kematian anaknya.
Namun, kekuatannya membawa lebih banyak kutukan daripada keadilan.
Tenung menggabungkan elemen thriller, mistik, dan horor dalam satu paket mematikan.
9. Rego Nyowo
Judul ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti “harga nyawa.”
Bersetting di pasar malam mistis, film ini membawa penonton ke dunia perdagangan yang tak biasa: di mana nyawa bisa dibeli dan dijual.
Dengan plot twist cerdas dan setting yang eksotis, Rego Nyowo menjanjikan horor yang tak hanya menyeramkan, tapi juga menggugah.
Baca Juga: Genre Komedi hingga Horor, Berikut Rekomendasi Film Seru yang Cocok Ditonton Selama Liburan
10. Dasim
Makhluk gaib bernama Dasim dikenal dalam cerita-cerita mistis sebagai entitas yang menghancurkan rumah tangga.
Film ini berkisah tentang pasangan muda yang dihantui oleh kehadiran makhluk ini setelah membeli rumah baru.
Dengan teror yang makin intens setiap malam, Dasim menyuguhkan kisah horor domestik yang relatable dan menakutkan.
Jadi, dari 10 film horor di atas, mana yang paling bikin penasaran? Siapkan mental, ajak teman, dan pastikan nggak nonton sendirian karena tahun 2025, bioskop akan penuh jeritan!
(Luthviatul Ilmi N.A/ang)
Editor : Anggi Fridianto