Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Catat! Deretan Anime Ini Penuh Adegan Kejam dan Berdarah-darah, Tak Cocok Untuk Anak-anak

Achmad RW • Senin, 18 November 2024 | 01:08 WIB
Ilustrasi anime Chainsaw Man
Ilustrasi anime Chainsaw Man

RadarJombang.id - Siapa yang tak kenal dengan anime, film kartun buatan jepang ini seringkali jadi hiburan untuk anak hingga orang dewasa.

Banyak orang masih mengidentifikasikan anime sebagai tontonan untuk anak-anak karena format kartun 2D-nya.

Padahal, banyak anime yang tidak cocok ditonton anak-anak karena cerita dan adegan kekerasan di dalamnya.

Faktanya, banyak anime populer di luar sana yang menampilkan adegan berdarah-darah secara dan kejam. Kekerasan yang menyertainya pun tak tanggung-tanggung, eksplisit, dan bikin bergidik.

 

Apa saja anime populer paling berdarah-darah dan kejam? Mengutip Screen Rant, berikut ulasannya!

1. Chainsaw Man

Chainsaw Man punya demografi shounen. Tapi, alih-alih punya cerita dan adegan tarung seru mirip Naruto atau One Piece, serial ini punya adegan kejam dengan darah berceceran kapan saja dan di mana saja.

Anime buatan Mappa ini benar-benar mengadaptasi manga-nya yang bertema gore

Evolusi karakter utamanya, Denji, dari manusia menjadi manusia setengah iblis bisa bikin mual penonton.

Setelah berfusi dengan iblis Gergaji Mesin, Denji bisa berubah menjadi Chainsaw Man dengan cara menarik tali dari dadanya.

Perubahan itu terlihat menyakitkan dengan gergaji mesin muncul dari kepala dan tangannya. Sementara, adegan kematian di serial ini juga sengaja dibuat dengan kejam.

Baca Juga: Bawakan Cerita Horor nan Meresahkan, Anime uzumaki Karya Junji Ito Jadi Perbincangan Publik

2. Hell’s Paradise: Jigokuraku

Hell’s Paradise: Jigokuraku juga dibuat studio Mappa. Serial ini bercerita tentang seorang ninja yang dikenal sebagai Gabimaru.

Demi bebas dari dijatuhi hukuman mati, dia bergabung dengan para terpidana mati lainnya untuk pergi ke sebuah pulau. Di sana, mereka harus menemukan ramuan keabadian untuk shogun mereka.

Di pulau itu, petualangan misterius yang dialami Gabimaru berubah menjadi pameran kengerian.

Mereka bertemu makhluk-makhluk aneh pemakan manusia dengan desain yang mengerikan dan menjijikkan.

Sementara adegan aksinya luar biasa, anime ini tidak segan menumpahkan darah dalam setiap detik pertarungannya dengan bentuk monster yang membuat orang tidak santai saat menontonnya.

3. Hellsing Ultimate

Hellsing Ultimate menampilkan seorang vampir bernama Alucard sebagai karakter utamanya. Dengan protagonis seperti itu, orang pastinya sudah mengira kalau anime ini akan berdarah-darah.

Berlatar di realitas alternatif setelah Perang Dunia II, serial ini membawa penontonnya ke pameran kekerasan dengan pertumpahan darah setiap saat.

Hellsing Ultimate dipenuhi dengan mayat-mayat yang tidak utuh, dimutilasi, dipenggal, dan penuh darah. Para vampir yang muncul di serial ini tidak punya batasan dalam menyiksa korbannya.

Tidak hanya mengisap darah, mereka juga membakar, menembak, dan membantai mereka sesuka hati. Anime ini tidak cocok bagi mereka yang gampang takut dan mual.

4. Devilman Crybaby

Devilman Crybaby akan membuat penontonnya berpikir tentang diri mereka sendiri. Makanya, anime ini tidak cocok ditonton anak-anak.

Di serial ini, Akira Fudo diseret sahabatnya, Ryo Asuka, untuk ikut misi mengekspos keberadaan iblis. Dia lalu dirasuki iblis Amon dan bisa berubah menjadi Devilman yang haus darah.

Setelah perubahan itu, Akira jadi lebih keras dan agresif saat berusaha melindungi orang-orang yang dia sayangi dari para iblis.

Dengan premis ini, penonton tidak bisa berharap ada adegan yang manis. Sebaliknya, serial ini penuh adegan kejam dan berdarah-darah.

Setiap adegannya mengandung brutalitas dan menjadi salah satu anime paling kejam sepanjang masa.

5. Higurashi: When They Cry

Higurashi: When They Cry punya pembukaan yang cukup biasa. Di serial ini, Keiichi Maebara pindah ke sebuah desa kecil bernama Hinamizawa.

Tapi, kedamaian yang awalnya dirasakan Keiichi berubah mencekam setelah dia menemukan telah terjadi pembunuhan berantai yang terjadi setiap tahun menjelang festival.

Setelah itu, serangkaian peristiwa pun terjadi yang membawa Keiichi mengetahui rahasia tentang Hinamizawa.

Dari sinilah penonton kemudian akan menyaksikan berbagai macam adegan kejam dan berdarah-darah di serial ini.

Penonton akan dibawa masuk ke misterinya, tapi dengan menyaksikan berbagai hal yang bisa bikin mual mereka yang tidak kuat melihat darah.

6. Deadman Wonderland

Deadman Wonderland sudah memperlihatkan apa yang akan terjadi di anime itu dari judulnya.

Di serial ini, seorang anak SMP dipenjara setelah dinyatakan bersalah karena melakukan pembantaian massal terhadap teman-teman sekelasnya. Di penjara, anak itu, Ganta Igarashi tidak bisa hidup tenang.

Demi bertahan hidup, Ganta harus ikut serta dalam turnamen maut di penjara. Para tahanan yang ikut turnamen ini menggunakan senjata apa pun untuk saling membunuh.

Pertarungannya melibatkan elemen fantasi dengan sejumlah karakter menggunakan darah mereka sebagai senjata atau zirah. Ini menciptakan adegan yang kejam dan mengganggu.

7. Cyberpunk: Edgerunners

Cyberpunk: Edgerunners diangkat dari game Cyberpunk 2077. Serial ini berkisah tentang David Martinez yang tumbuh dalam kemiskinan di Night City.

Setelah ibunya meninggal dunia, David memutuskan hidup sendiri dengan implan sibernetik yang membawanya menemukan hidup baru dengan sekelompok penjahat yang disebut edgerunner.

Serial ini tidak malu untuk masuk dalam kekerasan. Banyak adegan kekerasan berdarah dengan di setiap episodenya ada karakternya yang tewas dan terkoyak-koyak tubuhnya.

Serial ini memang berhasil menghidupkan game menjadi anime, tapi tidak menjadi tontonan untuk semua orang.

8. Blood-C

Blood-C sudah membuat dirinya terlihat kejam dengan judulnya. Serial ini berkisah tentang kehidupan seorang cewek bernama Saya yang menjadi siswa SMA di siang hari dan memburu monster di malam hari.

Di serial ini, kematian mengerikan terjadi. Mayat dengan tubuh terpotong dan terbelah sudah umum terjadi di serial ini.

Adegan paling berdarah-darah terjadi ketika para monster memakan korbannya, setiap pembunuhan dilakukan dengan metode tersendiri.

Teror yang muncul tidak hanya dipicu oleh percikan darah dan suara tulang patah, tapi juga fakta kalau tidak satu pun yang mati dengan cepat dan mudah di serial ini.

Semua orang harus mengalami penderitaan yang sadis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Baca Juga: Aktris Drakor Sung Byung Sook Terlibat dalam Film Cinta Tak Seindah Drama Korea, Ini Perannya

9. Attack on Titan

Attack on Titan sudah menjadi anime yang sangat populer dan disukai banyak orang. Tapi, serial ini juga dikenal dengan adegannya yang sadis, brutal, dan berdarah-darah.

Terutama ketika para Titan memangsa korbannya dan pertarungan antara monster itu dengan anggota Pasukan Pengintai. Di setiap adegannya, darah selalu berceceran.

Kematian yang terjadi di anime ini tidak pernah mudah untuk ditonton. Menyaksikan bagaimana manusia dimakan Titan sudah membuat mual orang.

Belum lagi, ketika para anggota Pasukan Pengintai beraksi membunuh para Titan dengan cara yang kejam dan tidak kenal ampun.

10. Parasyte - The Maxim -

Parasyte – The Maxim – mengandung banyak adegan yang menjijikkan. Serial buatan Madhouse ini berkisah tentang invasi alien parasit ke bumi.

Salah satunya berusaha menguasai tubuh Shinichi Izumi, tapi gagal. Makhluk itu hanya mampu bertahan di tangan kanan Shinichi dan bersatu dengannya.

Bersama, Shinichi dan alien yang disebutnya sebagai Migi itu bertarung melawan parasit agresif yang memakan manusia.

Dalam pertarungan itu, banyak adegan berdarah terjadi. Sementara, orang yang dikuasai parasit itu akan berubah menjadi makhluk yang menakutkan dan menjijikkan.

Sepopuler apa pun anime jenis ini, sebaiknya dihindari untuk ditonton bersama keluarga.

Kekerasan di dalamnya bisa membuat trauma penonton dan darah yang mengucur bisa bikin mual.

Selain itu, cerita anime dengan adegan berdarah-darah dan kejam ini juga lebih kompleks dari serial lain.

Makanya, kedewasaan berpikir penonton pun dibutuhkan untuk mencerna makna dan alur ceritanya.

Meski anime ini punya label shounen atau bisa ditonton anak berusia 12 tahun ke atas, sebaiknya ada pendampingan ketika si anak menonton.

Anime ini bisa jadi punya cerita mirip Naruto atau My Hero Academia, tapi adegannya lebih eksplisit dan butuh pendampingan orang tua.

 (riz)

Editor : Achmad RW
#kejam #berdarah #anime #cocok #Anak-Anak