RadarJombang.id - Pernikahan campuran semakin berkembang di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.
Fenomena ini menjadi lebih terasa dengan hadirnya pasangan multikultural yang tidak hanya membangun keluarga, tetapi juga berbagi kehidupan mereka melalui platform sosial media seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.
Mereka menampilkan beragam dinamika dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan perpaduan budaya, bahasa, dan tradisi yang berbeda.
Beberapa keluarga campuran yang aktif berbagi kisah mereka melalui sosial media antara lain adalah Kimbab Family, Ueno Family, dan Shanty di China.
1. Kimbab Family
Kimbab Family merupakan keluarga multikultural yang berasal dari dua negara berbeda yang saat ini tinggal di Korea Selatan.
Kimbab Family memperkenalkan keluarga muktikultural ini melalui Media Youtube yang telah memiliki 3.01 juta subscriber (data 2024), dengan banyak menghadirkan vlog tentang budaya, keluarga, hobi, dan masih banyak lagi.
Kimbab Family terdiri dari Yeon Seungjae (Appa Jay, nama akrabnya), yang merupakan warga negara Korea Selatan; Gina Selvina (Mama Gina) merupakan warga negara Indonesia dan berasal dari Bandung, Jawa Barat; serta tiga orang anak bernama Yeon Suji, Yeon Yunji, dan Yeon Jio.
Dalam vlog Kimbab Family yang diunggah ke Youtube, mereka kerap membahas penggunaan dua bahasa di lingkungan keluarganya, yakni bahasa Korea dan bahasa Indonesia yang digunakan untuk komunikasi keluarga.
2. Ueno Family
Bergeser ke negara Jepang, ada Ueno Family yang kerap mendapat perhatian dari netizen Indonesia.
Ueno Family saat ini tinggal di daerah Tottori, Jepang. Anggota keluarga ini terdiri dari ayah berasal dari Jepang yang kerap disapa pak Bambang, lalu ibu berasal dari Indonesia tepatnya Tulungagung, Jawa Timur yang kerap disapa mama Mega.
Memiliki 2 anak; anak pertama seorang laki-laki bernama Natsuki, dan anak kedua perempuan bernama Ritsuki.
Ueno Family kerap membagikan keseruan keluarganya lewat media youtube dengan subscriber 2,72 juta, yang menampilkan tingkah lucu Natsuki dan Ritsuki.
Keluarga ini juga berkomunikasi dengan bahasa campuran antara Jepang, Indonesia, bahkan bahasa Jawa.
3. Shanty di China
Shanty, seorang ibu yang tinggal di China bersama keluarganya, juga turut membagikan kehidupan multikulturalnya melalui media sosial.
Dengan suami asal Tiongkok, Shanty menunjukkan bagaimana ia menavigasi kehidupan di negara asing sambil tetap menjaga tradisi Indonesia dalam kesehariannya.
Kanal sosial media Shanty menampilkan berbagai aspek kehidupan keluarga mereka, mulai dari memasak masakan Indonesia, keseharian anak-anak yang belajar dua bahasa hingga budaya yang mereka jalani bersama.
Dengan semakin banyaknya keluarga campuran yang berbagi kisah mereka, diharapkan masyarakat dapat semakin menghargai perbedaan dan melihatnya sebagai kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan, menciptakan masyarakat yang lebih saling memahami.
(Marsya Firdha Arifiani)
Editor : Achmad RW