JOMBANG - Pembinaan prestasi olahraga di SMK Diponegoro Ploso Jombang terus dilakukan.
Sekolah memiliki sejumlah ekstrakurikuler, seperti futsal, voli, mini soccer, bulu tangkis, hingga tari.
Pada 17-18 September mereka mengikuti turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 6.
Pada ajang yang diikuti tim dari Jombang dan Kota/Kabupaten Mojokerto mereka kalah di penyisihan.
’’Waktunya terlalu singkat untuk berlatih sehingga anak-anak belum bisa tampil maksimal, terutama dari segi kepercayaan diri yang masih kurang,’’ kata Waka Kesiswaan, Alik Ardiansyah SPd.
Tim mini soccer dibina Abdul Rahman, dengan pendamping Al Bustami dan Rafi. Ke depan, sekolah berencana meningkatkan intensitas latihan, terutama pada aspek fisik, teknik permainan, dan mental.
Baca Juga: SMK DB 1 Jombang Tembus Delapan Besar Bahlil Mini Soccer, Ini Strateginya
’’Ke depan akan dilatih secara intens sehingga anak-anak benar-benar siap. Baik fisik, teknik maupun mental,’’ terangnya.
Anggota DPRD Jombang dari Fraksi Golkar Dapil 5 (Ploso, Kabuh, Plandaan, dan Kudu), Maya Novita, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Bahlil Mini Soccer.
Menurutnya, ini wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan mengembangkan potensi di bidang olahraga.
’’Saya benar-benar mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti Bahlil Mini Soccer bisa menyeluruh di seluruh Indonesia, sehingga anak-anak muda punya kegiatan yang positif,’’ tuturnya.
Terkait hasil pertandingan yang belum membawa keberuntungan bagi tim yang didukung, Maya meminta para pemain tetap semangat.
Dalam setiap kompetisi selalu ada tim yang menang dan kalah. Hasil pertandingan hendaknya dijadikan pengalaman untuk menghadapi ajang berikutnya.
’’Kalah menang tidak ada masalah. Namanya perlombaan pasti ada kalah dan menang. Mungkin kali ini belum beruntung, semoga di event-event lainnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto