RadarJombang.id – Pemkab Jombang terus menggeber persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, 27–31 Agustus 2026.
Sejumlah kebutuhan pendukung mulai infrastruktur, rekayasa lalu lintas hingga layanan kesehatan dikebut agar tuntas sebelum muktamar berlangsung.
’’Pemkab telah membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan panitia lokal. Harapannya, berbagai kebutuhan yang masih menjadi kendala bisa segera difasilitasi,’’ kata Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Jumat (24/7).
Baca Juga: Catat! Polres Jombang Tak Beri Izin Kegiatan Karnaval Selama Muktamar NU Berlangsung
Pemkab telah membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan panitia lokal.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan muktamar yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dapat segera dipenuhi.
Sejumlah pekerjaan yang menjadi perhatian di antaranya, perbaikan akses jalan, penerangan jalan umum (PJU), penyediaan toilet portabel, layanan kesehatan hingga pelebaran akses masuk menuju lokasi kegiatan.
Pembiayaan seluruh pekerjaan tersebut tidak menggunakan anggaran hibah khusus.
Sebab, penetapan Jombang sebagai tuan rumah dilakukan dalam waktu relatif singkat sehingga belum sempat dianggarkan secara khusus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
’’Anggarannya ada di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah), karena penyusunan anggarannya itu H-1 tahun. Berhubung penetapan muktamar ini mendadak, sehingga kita melihat kondisi kaitan dengan anggaran yang ada di OPD masing-masing,’’ terangnya.
Agus memastikan seluruh organisasi perangkat daerah terkait telah diminta mengoptimalkan anggaran yang tersedia sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Targetnya, seluruh fasilitas pendukung sudah siap sebelum muktamar dimulai.
’’Targetnya semakin cepat semakin baik. Saat pelaksanaan nanti semuanya harus sudah siap,’’ tegasnya.
Selain menuntaskan infrastruktur, Pemkab Jombang juga menyiapkan rekayasa lalu lintas bersama TNI, Polri, dan Satlantas Polres Jombang.
Skema tersebut disusun untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama pelaksanaan muktamar.
’’Skema pengaturan arus lalu lintas nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat dan para pengguna jalan,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Achmad RW