Kemarau Panjang, Lima Embung di Utara Brantas Jombang Kering Total

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB
MEREKAH: Kondisi Embung Brumbung di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh airnya cenderung habis.
MEREKAH: Kondisi Embung Brumbung di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh airnya cenderung habis.

 

 

JOMBANG – Musim kemarau panjang mulai menguras ketersediaan air di sejumlah embung di Jombang.

Hasil pengecekan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menunjukkan sedikitnya lima embung di wilayah utara Brantas kondisinya terus menyusut hingga tak lagi bisa dialirkan ke intake irigasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, menyebut embung yang kini kosong meliputi Karangjati, Brumbung, Karangpakis, Ngabar, dan Sempal.

”Ada sekitar lima lokasi embung yang kondisinya sudah habis airnya,” ujarnya, Kamis (24/9).

Sejumlah embung lain masih menyisakan air, tetapi debitnya terus menyusut.

Di antaranya Sumbergondang, Tanjungwadung, dan Grojokan.

Baca Juga: Musim Kemarau, Nasib Petani di Kabuh Jombang Terancam Usai Embung Brumbung Mengering

”Lainnya hampir sama, debitnya berkurang. Sumbergondang hanya di tampungan, tidak bisa dialirkan ke intake irigasi,” jelasnya.

Kelima embung tersebut merupakan embung tadah hujan.

Biasanya debit air hanya bisa bertahan sampai bulan ketujuh atau delapan.

Berbeda dengan embung yang sejak awal diseting tidak hanya menampung air hujan.

”Misalnya waduk Karangkates, Malang. Selain punya aliran dasar (baseflow) dari pegunungan embung itu juga punya kapasitas besar untuk menampung air hujan,” paparnya.

Sultoni menerangkan, sampai saat ini Kabupaten Jombang memiliki sekitar 18 embung.

Masing-masing 4 di Kecamatah Kudu,9 di Kecamatan Kabuh, dan 3 di Kecamatan Plandaan serta 2 di Kecamatan Bareng.

Namun demikian, tak semua embung berfungsi.

Karena terdapat kerusakan.

Mayoritas berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, sedangkan beberapa embung kecil seperti Banjaragung dan Sidowayah menjadi kewenangan pemerintah daerah. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
Irigasi Jombang kekeringan Jombang kemarau Jombang embung Jombang Jombang