Sinergi dengan Pemkab, Pemdes Daditunggal, Kecamatan Ploso Bekali Keterampilan Kerja Bagi Warga Desa

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:55 WIB
BEKAL KETERAMPILAN: Kepala Desa Daditunggal Suliono mendampingi Camat Ploso Faizal Ariawan dan perwakilan Disdagrin Jombang saat kegiatan pelatihan keterampilan kerja bagi warga Desa Daditunggal, Senin (10/8).
BEKAL KETERAMPILAN: Kepala Desa Daditunggal Suliono mendampingi Camat Ploso Faizal Ariawan dan perwakilan Disdagrin Jombang saat kegiatan pelatihan keterampilan kerja bagi warga Desa Daditunggal, Senin (10/8).

 

 

JOMBANG  Pemerintah Desa (Pemdes) Daditunggal, Kecamatan Ploso Jombang semakin getol mewujudkan kemandirian bagi warga desanya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan bekal keahlian dan keterampilan pada warga desa setempat.

Terbaru, Pemdes Daditunggal bersinergi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang melakukan pelatihan keterampilan kerja.

Pelatihan dilakukan selama sembilan hari sejak Senin hingga Sabtu (10-15/8) dan dilanjutkan Selasa hingga Kamis (18-20/8). Fokus utamanya adalah inkubasi bisnis Industri Kecil dan Menengah (IKM) keripik.

 Kegiatan ini terlaksana melalui alokasi anggaran program Desa Mantra yang bersumber dari APBD 2026 Kabupaten Jombang.

Pemdes Daditunggal memilih lima belas warga desa yang dibagi menjadi tiga kelompok sebagai perwakilan dari tiap dusun, meliputi Dusun Cuwalang, Dusun Plumpang Wetan, dan Dusun Pumpang Kulon sebagai peserta pelatihan

  Kami berharap dengan adanya pelatihan berbagai macam jenis olahan ini dapat membantu masyarakat untuk semakin meningkatkan produktivitas sekaligus berdampak bagi perekonomiannya,” tandas Kepala Desa Daditunggal Suliono.

Baca Juga: Jambore Anak 2026 Sukses Digelar, Upaya Sediakan Ruang Aspirasi Generasi Muda

Selama pelatihan, Pemdes Daditunggal dan Disdagrin Kabupaten Jombang mendorong IKM di wilayah desa setempat untuk naik kelas melalui inovasi, kreativitas, dan peningkatan daya saing melalui peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan dan pemasaran, pengembangan kapasitas usaha hingga pendampingan berkelanjutan. ”Produk yang dikembangkan adalah keripik pisang, keripik ketela dan selai pisang,” lanjut Suliono.

Peserta pelatihan diajarkan cara mengolah bahan baku menjadi produk berkualitas, higienis, hingga memiliki cita rasa unggulan. Kemasan produk turut menjadi atensi untuk semakin meningkatkan nilai jual.

Peserta turut diberikan materi digital marketing dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Termasuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pelaku IKM dalam pengembangan bisnis. Sekaligus mendorong pelaku IKM agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi persaingan pasar ”Pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan, ilmu serta legalitas untuk mengoptimalkan potensi yang ada di lokal desa kami, tujuan utamanya untuk meningkatkan perekonomian warga setempat,” pungkasnya. (dwi/naz)

Editor : Anggi Fridianto
desa daditunggal ketrampulan warga desa Disdagrin Jombang Jombang Kecamatan Ploso