Ribuan Warga Padati Pawai Budaya Desa Tengaran, 25 RT Unjuk Kreasi Sambut HUT RI

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:51 WIB
MERIAH: Kepala Desa Tengaran Achmad Kusairi (dua dari kiri) saat membuka kegiatan karnaval pawai budaya bersama jajaran Forkopimcam Peterongan, Minggu (9/8) siang
MERIAH: Kepala Desa Tengaran Achmad Kusairi (dua dari kiri) saat membuka kegiatan karnaval pawai budaya bersama jajaran Forkopimcam Peterongan, Minggu (9/8) siang

 

JOMBANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tengaran, Kecamatan Peterongan, kembali mengajak masyarakat merayakan momentum kemerdekaan dengan semangat kebersamaan.

Minggu (10/8) siang, Pemdes Tengaran menggelar pawai budaya untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperingati hari jadi Desa Tengaran ke-1.091.

Sebanyak 25 kelompok perwakilan seluruh RT ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Masing-masing menampilkan kreasi terbaik melalui kostum, hiasan kendaraan, hingga pertunjukan seni, mulai tarian tradisional dan modern hingga teaterikal.

Kemeriahan pawai budaya tersebut mengundang antusiasme ribuan warga dan masyarakat umum yang memadati sepanjang rute karnaval.

Baca Juga: Meriah! Pawai Budaya Sedekah Dusun Kedung di Jombang Diserbu Warga, Begini Keseruannya

Kepala Desa Tengaran Achmad Kusairi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Seluruh rangkaian acara juga telah mengantongi izin tertulis dari warga sekitar serta rekomendasi pihak terkait.

”Seluruh rangkaian kegiatan juga telah mendapat izin tertulis dari warga sekitar serta izin rekomendasi dari seluruh pihak terkait,” tandasnya.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Pemdes Tengaran bersinergi dengan berbagai pihak.

Pengamanan melibatkan personel Polsek Peterongan, Koramil 0814/13 Peterongan, Satpol PP, dan Linmas. Dukungan kesehatan juga disiapkan melalui kerja sama dengan Puskesmas Dukuhklopo.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka bergantian menampilkan kreasi di hadapan juri sesuai nomor urut.

 

Penilaian meliputi kesesuaian tema, kreativitas, kekompakan, serta kesopanan.

Kusairi menegaskan, suksesnya pawai budaya menjadi bukti sinergi Pemdes Tengaran dengan masyarakat dalam mengembangkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya.

Perpaduan kesenian tradisional dan sentuhan modern juga menjadi hiburan bagi masyarakat.

”Selain untuk menyemarakkan kemerdekaan serta melestarikan budaya lokal dengan perpaduan sentuhan modern, acara semacam ini dapat menjadi hiburan masyarakat serta menggerakkan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (dwi/naz)

Editor : Anggi Fridianto
HUT RI Jombang karnaval jombang Pawai Budaya Tengaran Desa Tengaran berita jombang