JOMBANG - Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang terus berupaya meningkatkan pelayanan publik.
Salah satunya mengalokasikan Bantuan Keuangan (BK) senilai Rp 200 juta dari Pemprov Jawa Timur untuk merehab ruang pelayanan dan sekretariat desa agar lebih representatif.
Kepala Desa Muhammad Khoirul Umam menegaskan, pembangunan ruang pelayanan dan sekretariat bukan sekadar memperindah tampilan.
Lebih dari itu, langkah ini merupakan strategi konkret Pemdes untuk mempercepat dan mempermudah layanan kepada masyarakat.
”Ruang pelayanan yang representatif sudah jadi kebutuhan mendesak. Ini bagian dari komitmen kami agar warga mendapat layanan yang lebih optimal,” tegasnya.
Baca Juga: Tekan Persebaran Kasus DBD, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung Jombang Giatkan Fogging
BK Pemprov yang diserahkan secara simbolis oleh Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang itu langsung diakselerasi pengerjaannya.
Hasilnya, kini progres pembangunan hampir rampung dan sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.
”Alhamdulillah, saat ini progresnya sudah hampir rampung, tinggal beberapa tahap finishing, namun dampaknya sudah bisa dirasakan masyarakat karena fasilitasnya sekarang lebih memadai,” bebernya.
Pemdes Dukuhdimoro sadar betul tantangan wilayahnya.
Dengan cakupan tiga dusun, yakni Dukuhdimoro, Penanggalan, dan Dusun Juwet serta jumlah penduduk yang cukup tinggi, kebutuhan fasilitas pelayanan yang memadai tak bisa ditunda. ”Sekarang fasilitasnya jauh lebih layak. Pelayanan jadi lebih cepat, tertata, dan nyaman bagi masyarakat,” imbuh Umam.
Pembangunan dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran. Namun arah kebijakannya jelas, yakni memperkuat kualitas layanan publik berbasis kebutuhan warga.
”Ruang pelayanan dan sekretariat yang semakin memadai, akan menunjang kualitas pelayanan di tingkat desa agar dapat dilakukan secara maksimal, cepat dan tepat,” pungkas Umam,” tandasnya. (dwi/naz)
Editor : Anggi Fridianto