Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Patut Dicontoh! Desa Denanyar, Kecamatan Jombang Kembangkan Usaha Peternakan Kambing dan Lele lewat BUMDes

Dwi Aris Supriyanto • Jumat, 17 April 2026 | 08:25 WIB
PROGRAM KETAHANAN PANGAN: Kepala Desa Denanyar Ayub Effendi saat memberi pakan hewan ternak di lokasi peternakan BUMDes Denanyar.
PROGRAM KETAHANAN PANGAN: Kepala Desa Denanyar Ayub Effendi saat memberi pakan hewan ternak di lokasi peternakan BUMDes Denanyar.

 

JOMBANGPemerintahan Desa (Pemdes) Denanyar, Kecamatan Jombang menaruh perhatian besar terhadap program ketahanan pangan. Salah satunya mengembangkan usaha peternakan kambing dan budidaya ikan lele lewat kolaborasi  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan kelompok ternak.

”BUMDes memegang peran kunci BUMDes dalam meningkatkan ketahanan pangan, maka langkah-langkah strategis perlu dirancang agar program ini berjalan efektif serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa Denanyar Ayub Effendi.

Ayub menerangkan, dalam pengelolaan BUMDes, sudah ada regulasi pengalokasian minimal 20% Dana Desa (DD) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa PDTT) No. 3 Tahun 2025 untuk ketahanan pangan melalui penyertaan modal bagi BUMDes.

Baca Juga: Peringati Hari Jadi Desa, Pemdes Watugaluh Jombang Lestarikan Tradisi Leluhur di Batu Mpu Sindok

 Jajaran Pemdes Denanyar telah telah mengidentifikasi potensi sumber daya lokal desa. Dari situ, BUMDes Denanyar menyusun rencana usaha yang mencakup analisis kebutuhan modal, sarana, tenaga kerja, serta target pasar. ”Di akhir tahun 2025 akhirnya disepakati untuk berkolaborasi dengan kelompok ternak Maju Bersama yang sudah berjalan untuk saling bersinergi, kebetulan mereka juga memanfaatkan lahan tanah kas desa (TKD) di Dusun Karangtimongo untuk lokasi peternakan,” terang Ayub.

Ketua BUMDes Denanyar Sulchan menambahkan jika unit usaha yang dikembangkan ada di sektor peternakan dan perikanan berupa ternak kambing dan budidaya ikan lele. ”Untuk lele sudah sempat panen di awal tahun ini, sedangkan untuk kambing masih menyesuaikan harga pasar yang cenderung masih turun,” tandas Sulchan.

Baca Juga: Rencana Motor Kades di Jombang Dikebut, Desa Mulai Koordinasi Pendampingan APH

Dengan perhitungan modal awal dengan cakupan lahan yang cukup luas, jajaran Pemdes dan BUMDes Denanayar berupaya sekuat tenaga agar program ini berjalan efektif tanpa harus merugi. ”Dengan lahan bekas rawa sepanjang sekitar 130 meter dan lebar 30 meter persegi, kami harus mampu memanfaatkan keuntungan yang diperoleh untuk diputar kembali sebagai modal dan pengembangan ke depannya,” ujarnya.

Selain untuk pengembangan pembangunan infrastruktur penunjang, ke depan juga akan terus dilakukan pelatihan dan pemberdayaan guna meningkatkan kapasitas masyarakat. ”Pihak BUMDes juga terus kami dorong untuk menjalin kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan dan pengoptimalan pemasaran,” pungkas Ayub. (dwi/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Desa Kita #budidaya #Jombang #Desa denanyar