Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Desa Made, Kecamatan Kudu Jombag Jadi Tuan Rumah Program Ketahanan Pangan dan Pemanfaatan Potensi Lokal

Dwi Aris Supriyanto • Selasa, 14 April 2026 | 07:27 WIB
KETAHANAN PANGAN: Kepala Desa Made, Winarsih, mendampingi tamu undangan saat kegiatan penanaman bibit uwi ungu, Kamis (9/4).
KETAHANAN PANGAN: Kepala Desa Made, Winarsih, mendampingi tamu undangan saat kegiatan penanaman bibit uwi ungu, Kamis (9/4).

 


Radarjombang.id -
Pemerintah Desa (Pemdes) Made, Kecamatan Kudu ditunjuk sebagai tuan rumah program ketahanan pangan dan pemanfaatan potensi lokal oleh Kepolisian Resor (Polres) Jombang.
Berupa penananamn bibit uwi ungu di lahan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Made di Dusun/Desa Made, Kamis (9/4).

Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam mendorong masyarakat untuk lebih produktif memanfaatkan lahan. Sekaligus menjaga kearifan lokal melalui budidaya tanaman pangan alternatif yang bernilai ekonomi dan gizi.

Tanaman uwi ungu merupakan jenis tanaman yang mudah dibudidayakan. Serta memiliki produktivitas cukup tinggi. Tanaman ini juga memiliki potensi pengembangan pemanfaatannya, tidak saja sebagai bahan pangan, namun juga dapat dijadikan sebagai bahan baku industri pangan.

Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Made–Asemgede Jombang Berlanjut di Tahun 2026, Dialokasikan Rp 2,8 Miliar

’’Kami harap dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat serta mampu menciptakan kemandirian pangan di lingkungan sekitar. Serta mampu menambah nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Made dan sekitarnya,’’ kata Kepala Desa Made, Winarsih.

Hal ini sejalan dengan telah ditetapkannya Desa Made sebagai salah satu desa tematik ketahanan pangan 2025 di Kabupaten Jombang.

’’Penetapannya berdasarkan pada potensi yang dimiliki desa. Serta komitmen pemdes tersebut untuk mengembangkan potensi desanya dengan didukung kolaborasi positif antara pemdes dengan para warganya,” terang Winarsih.

Luas tanah sawah di Made mencapai 95 hektar. Serta mayoritas warganya sebagai petani yang memiliki lahan pertanian pribadi.

 

Ini membuat Desa Made dianggap telah memenuhi persyaratan karena telah memiliki potensi sesuai dengan yang ditetapkan untuk dilakukan pembinaan guna pengembangan kedepannya.

Apresiasi turut disampaikan Camat Kudu, Wiwik Eko Ratna, yang menyatakan siap bersinergi serta mendukung setiap program positif di wilayahnya. ’’Program penanaman uwi ungu ini adalah bukti nyata bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mampu hadir dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah kita,” ungkapnya. (dwi/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#program ketahanan pangan #Desa Kita #Kecamatan kudu #Desa Made #Jombang