Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Resmikan Pemugaran Makam Kyai Karolus Wiryoguno, Pemdes Mojowangi Jombang Getol Dukung Pelestarian Budaya

Anggi Fridianto • Kamis, 15 Mei 2025 | 12:15 WIB
URI-URI BUDAYA: Pramonohadi Kepala Desa Mojowangi bersama pemerhati sejarah Wiryo Widianto saat meresmikan makam leluhur desa Kyai Karolus Wiryoguno, Sabtu (10/5).
URI-URI BUDAYA: Pramonohadi Kepala Desa Mojowangi bersama pemerhati sejarah Wiryo Widianto saat meresmikan makam leluhur desa Kyai Karolus Wiryoguno, Sabtu (10/5).

Radarjombang.id - Pemerintah Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang menaruh perhatian besar dalam mendukung pelestarian budaya di wilayahnya.

Salah satunya, turut meresmikan renovasi makam para leluhur desa alias sosok yang diyakini sebagai pembabat Hutan Keracil wilayah Kecamatan Mojowarno, Sabtu (10/5).

Bertempat di pemakaman Kristen Mojowangi, Kepala Desa Mojowangi Pramonohadi, tampak didampingi sejumlah tokoh agama.

Kegiatan ditandai dengan syukuran selesainya pemugaran makam Kyai Karolus Wiryoguno. Turut hadir perwakilan keluarga, panitia pemugaran makam, aparat desa, pendeta serta pemerhati sejarah.

”Dengan peresmian makan ini, hendaknya para keturunan dan warga bisa menjaga kerukunan untuk bekerja sama dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat seperti yang diteladankan para pendahulu seperti Kyai Karolus Wiryoguno ini,” ujar dia.

Menurut dia, makam leluhur desa, yakni Kyai Karolus Wiryoguno diharapkan tidak sekadar dijadikan lokasi pemakaman.

Lebih dari itu, bisa dijadikan wisata sejarah desa bagi khalayak umum.

”Makam ini bisa menjadi salah satu pilihan daya tarik atau tempat wisata sejarah desa dan gereja bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Sementara itu, pemerhati sejarah GKJW Wiryo Widianto menyampaikan, di lokasi pemakaman Kristen Mojowangi tersebut ada beberapa makam sesepuh desa.

Mulai tokoh komunitas Kristen Jawa Timur, GKJW, RSK Mojowarno dan lain-lain.

”Seperti pendeta Johannes Kruyt, pendeta Arie Kruiyt, Kyai Paulus Tosari, Kyai Asiel Ider, dr. Ismail dan lain-lain. Tidak jauh dari lokasi pemakaman ini, masih di Desa Mojowangi ada tokoh yang di sebut Rasul Kristen Jawa yang bernama J.E. Jellesma,” ujar dia.

Ia menceritakan, tokoh-tokoh yang di makamkan di pemakaman Kristen Mojowangi merupakan pemburu ilmu kanuragan dan kesaktian Jawa pada zamannya.

Baca Juga: Atasi Genangan Air, Pemdes Penggaron Kecamatan Mojowarno Jombang Bangunkan Drainase dari Dana Desa

Diceritakan, sosok tersebut berasal dari Desa Bogem, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

”Jadi setelah mengenal ilmu baru, yakni agama Kristen versi Jawa ajaran Tuan Coolen dari Ngoro Jombang.

Maka pada tahun 1847 dia bersama saudara-saudaranya membuka hutan Keracil sebelah utara wilayah Ngoro.

Lalu, desa-desa ini akhirnya dihuni oleh banyak orang dari Sidoarjo, Ngoro, Kertorejo dan banyak dari luar daerah. Kawasan Hutan Keracil awal ini menjadi desa-desa seperti: Mojowarno, Mojowangi, Mojoroto, Mojokembang, Mojodukuh, dan Mojojejer,” papar dia.

Tak berhenti di situ, penduduk desa-desa tersebut mayoritas beragama Kristen Jawa dan menjadi jemaat koloni yang bernama jemaat Mojowarno.

”Pada tahun 1850, Kyai Karolus ini diangkat dari kepala desa menjadi Bau Aris yang mengkoordinir pembukaan desa-desa lainnya di wilayah Hutan Keracil,” jelas dia.

Untuk mengenang satu tokoh ini, maka keluarga Kyai Karolus merenovasi makam yang telah lama rusak menjadi bangunan pendopo yang lebih baik.

”Harapan dari para keturunnya makam ini bisa menjadi monumen untuk mengenang jasa tokoh cikal bakal dan pembuka Hutan Keracil menjadi kawasan yang dihuni oleh mayoritas warga Kristen Jawa sampai hari ini,” pungkasnya. (ang/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Makam #resmikan #Jombang berkadanng #pemugaran #leluhur #Mojowangi #kecamatan mojowarno #Sesepuh Desa #Pemdes #Kyai Karolus Wiryoguno