Meterisasi Listrik PJU di Jombang Tak Kunjung Tuntas, Dishub Surati PLN

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi Petugas mengganti lampu PJU di area Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas sebagai persiapan Muktamar ke-35 NU.
Ilustrasi Petugas mengganti lampu PJU di area Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas sebagai persiapan Muktamar ke-35 NU.

RadarJombang.id – Meterisasi listrik penerangan jalan umum (PJU) di Jombang belum tuntas.

Dari sekitar 45 panel PJU yang masih menggunakan sistem abonemen atau non-meter, baru 20 panel yang dimeterisasi tahun ini. 

Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang kembali mengajukan proses meterisasi untuk 5 ID pelanggan di Jombang kota.

Kepala Dishub Jombang, Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika mengatakan, pihaknya bersurat kepada PLN ULP Jombang untuk proses meterisasi lima titik.

Baca Juga: Dua Proyek PJU PIK di Jombang Masuk Tender, Ditargetkan Rampung November

Dishub kini tinggal menunggu tagihan listrik diterbitkan sebelum melakukan pembayaran.

”Sudah kami bersurat ke PLN ULP Jombang, tinggal menunggu tagihan listriknya. Ketika sudah keluar akan kami bayar,” katanya.

Setelah pembayaran dilakukan, PLN akan menurunkan petugas untuk melakukan pemasangan meteran listrik pada titik-titik PJU.

Baca Juga: PJU Blimbing-Gudo Jombang Padam Sepekan, Kabel Grounding Diduga Dicuri

Lima titik itu, masing-masing PJU Petengan Tambakberas dan PJU Jombang Krajan masing-masing berdaya 1.300 VA (Volt Ampere). Kemudian PJU Sambong Permai 3.500 VA, PJU Sambong Indah 5.500 VA, serta PJU Santren VA dengan daya 7.700 VA.

Meterisasi dilakukan agar pembayaran listrik PJU lebih sesuai dengan pemakaian sebenarnya. Selama menggunakan sistem abonemen, pembayaran listrik tetap atau flat mengacu pada kapasitas daya yang ditetapkan.

”Kalau abonemen, meskipun pemakaiannya tidak sesuai kapasitas, pembayarannya tetap flat. Tetapi, dengan meterisasi, pembayaran sesuai dengan yang terpakai,” jelasnya.

Meterisasi juga semakin relevan setelah banyak lampu PJU sudah diganti menggunakan LED. Sebelumnya, kebutuhan daya lebih besar karena masih menggunakan lampu pijar.

”Apalagi sekarang lampunya sudah ganti LED, dulu dayanya besar karena masih pakai lampu pijar,” katanya.

Dishub berharap perubahan sistem tersebut membuat penggunaan listrik lebih terkontrol sekaligus mendukung peningkatan pelayanan PJU.

”Harapannya nanti pelayanan PJU lebih maksimal, penggunaan listrik lebih terkontrol sesuai real penggunaan. Tidak hanya bulanan atau tagihan flat, tetapi sesuai dengan pemakaian," kata Yohan. (fid)

Editor : Achmad RW
PLN DIshub Jombang PJU meterisasi