Pertahankan Identitas Rumah Sakit Bedah, RS dr Moedjito Jombang Kembangkan Layanan CT Scan dan Panoramic

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 08:41 WIB

 

RSU dr Moedjito
RSU dr Moedjito

RadarJombang.id - RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo, Jombang, menargetkan perubahan persepsi masyarakat pada layanan yang dimiliki.

Di bawah kepemimpinan Direktur Operasional Rif’at Nurfahri, rumah sakit ini ingin lebih dikenal sebagai rumah sakit yang tidak hanya melayani pasien umum dan asuransi.

Tetapi juga menerima pasien BPJS Kesehatan sebagai bentuk komitmen memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga: Profil Rif’at Nurfahri, Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang

Menurutnya, hingga kini masih banyak masyarakat Jombang yang mengenal RSU dr Moedjito sebagai rumah sakit yang mahal dan eksklusif.

Karena itu, pihaknya akan terus menyosialisasikan bahwa layanan BPJS juga tersedia di rumah sakit itu.

’’Target saya mengenalkan ke masyarakat Jombang, RSU dr Moedjito tidak hanya melayani pasien umum dan asuransi. Namun juga menerima BPJS sebagai bentuk komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas untuk masyarakat. Karena saat ini masyarakat Jombang masih mengenal Moedjito sebagai rumah sakit umum yang mahal dan eksklusif,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-29, RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Komitmen Berikan Layanan Terbaik untuk Masyarakat

RSU dr Moedjito juga menyiapkan penguatan layanan kesehatan dengan mengoptimalkan fasilitas yang telah dimiliki.

Pengembangan layanan diarahkan pada pemanfaatan sarana penunjang medis seperti CT scan dan panoramic untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

’’Kita berfokus pada sarana yang saat ini ada, seperti CT scan dan panoramic. Ke depan pelayanannya akan difokuskan terkait itu,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, rumah sakit tetap mempertahankan karakter sebagai rumah sakit bedah pertama di Jombang.

Pelayanan bedah maupun pelayanan dasar tetap menjadi fokus pengembangan.

’’Kita juga mempertahankan budaya rumah sakit bedah pertama di Jombang. Untuk pelayanan dasar juga tetap menjadi fokus,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Profil Rif’at Nurfahri, Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang

Pengembangan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan penambahan fasilitas. Tetapi juga memastikan seluruh pelayanan berjalan sesuai standar profesional, aman, dan bermutu.

Sebagai arah pengembangan ke depan, RSU dr Moedjito menetapkan tiga program utama.

Pertama, membangun budaya kerja yang profesional, islami, serta mengutamakan keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-29, RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Komitmen Berikan Layanan Terbaik untuk Masyarakat

’’Nilai islami yang diterapkan bersifat inklusif. Rumah sakit tetap memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama,’’ terangnya.

Program kedua, meningkatkan citra RSU dr Moedjito sebagai rumah sakit umum yang profesional dan islami.

 Sedangkan program ketiga mengenalkan rumah sakit sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki nilai dakwah bagi karyawan maupun pasien.

’’Keselamatan pasien dan pelayanan profesional yang humanis menjadi prioritas utama,’’ tegasnya. Kompetensi tenaga kesehatan dapat terus ditingkatkan, sedangkan kualitas pelayanan sangat dipengaruhi motivasi serta budaya kerja yang positif.

’’Performa pelayanan yang baik tergantung dari motivasi, sehingga mari bersama-sama menciptakan budaya kerja yang positif,’’ tuturnya.

Pentingnya dialog yang terbuka antara dokter dan pasien. Menurutnya, pengobatan yang baik hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang transparan dan kerja sama antara tenaga kesehatan dengan pasien.

’’Dialog, transparansi dan rasional menjadi hal penting. Pengobatan yang baik adalah kerja sama yang terbuka antara dokter dan pasien,’’ paparnya. (fid/jif)

Editor : Achmad RW
RSU dr Moedjito rumah sakit bedah Jombang ct scan