Sampah hingga Eceng Gondok Menumpuk di Sungai Ngotok Ring Kanal Jombang, Begini Kondisinya

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 07:53 WIB
Kondisi tumpukan sampah dan eceng gondok hingga kangkung di Sungai Ngotok Ring Kanal Desa Madiopuro, Sumobito, Jombang
Kondisi tumpukan sampah dan eceng gondok hingga kangkung di Sungai Ngotok Ring Kanal Desa Madiopuro, Sumobito, Jombang

RadarJombang.id – Kondisi Sungai Ngotok Ring Kanal di beberapa titik di Kecamatan Sumobito memprihatinkan.

Di beberapa jembatan, sungai ini terlihat penuh sampah, bahkan tanaman air liar juga terlihat menutup air sangat tebal dengan panjang puluhan meter.

Salah satunya, dapat dilihat di bawah Jembatan Sebani, Kecamatan Sumobito. Di bawah jembatan ini, tanaman air seperti kangkong dan eceng gondok terlihat menumpuk cukup tebal, hingga lebih dri lima meter.

Baca Juga: Eceng Gondok dan Kangkung Penuhi Sungai Ngotok, Jembatan di Jombang Terancam

“Memang sudah lama tidak dibersihkan, jadinya setiap hari semakin tebal itu,” ucap Wono, 40, warga di lokasi.

Selain tanaman air, sampah juga terlihat menumpuk di lokasi ini. Plastik, sampah rumah tangga bahkan kardus hingga Styrofoam berukuran besar tampak mengapung di sela-sela hingga di atas tanaman air tersebut.

“Kalau sampah memang kadang-kadang dari yang lewat, asa membuang saja, jadi menumpuk di atas, kalau yang masuk-masuk di pinggir atau di sebelum jembatan itu ikut air, baunya juga lumayan menyengat kadang-kadang,” imbuhnya.

Baca Juga: Talud Sungai Ngotok Ring Kanal Jombang Ambrol, Begini Kondisinya

Selain di jembatan Sebani, kondisi lebih parah bisa dilihat di Jembatan Dusun Tenggor, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito Jombang.

Di lokasi ini, tanaman air tampak menutup air sangat tebal. Bahkan jaraknya mencapai lebih dari 10 meter panjangnya.

“Kalau sini memang langganan, ini sudah sejak rendeng kemarin belum dibersihkan, jadinya numpuk, dan tebal sekali,” terang Dani, 35, warga di lokasi.

Bagian tiang jembatan lama, disebutnya jadi penyebab utama sampah dan tanaman itu tertahan. Dan karena tidak dibersihkan, jumlahnya pun makin banyak. “Makin tebal terus itu, ya semoga segera bisa dibersihkan supaya tidak membahayakan jembatan juga,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabis SDA Dinas PUPR Jombang Sultoni tak menampik kondisi memprihatinkan di dua jembatan tersebut. “Jadi memang benar, kemarin kami waktu ke lapangan memang melihat khususnya yang di Tenggor ya, sudah cukup tebal di sana,” lontarnya.

Saat disinggung soal penanganan, Sultoni menyebut sungai Ngotok Ring Kanal adalah sungai di bawah wewenang BBWS Brantas. Sehingga proses pembersihan, harus melalui pengusulan berjenjang kepada pemilik wewenang.

“Kalau usulan, secara lisan sudah kami sampaikan ke BBWS Brantas di Kediri ya, namun dalam waktu dekat akan kita susulkan dengan surat resmi,” imbuhnya.

Namun, menurutnya pengangkatan sampah dan tanaman air itu biasanya baru akan dilakukan menjelang musim penghujan mendatang.

“Kalau kapannya mungkin masih akan menunggu, karena secara ancaman, ini masih kemarau dan debit air tidak akan terlalu besar, tapi tetap kita upayakan agar bisa segera lah,” pungkasnya. (riz)

 

 

Editor : Achmad RW
ngotok ring kanal sampah Jombang eceng gondok kangkung