Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Musim Kemarau Dimulai, BBWS Brantas Kebut Normalisasi Afvoer Watudakon di Jombang

Ainul Hafidz • Minggu, 12 Juli 2026 | 15:29 WIB
DITANGANI: Tanggul Afvoer Watudakon di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben yang rusak dipasang bronjong (8/7).
DITANGANI: Tanggul Afvoer Watudakon di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben yang rusak dipasang bronjong (8/7).

 

JOMBANG – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas mulai mengambil alih penanganan afvoer atau saluran buang Watudakon di Kecamatan Kesamben. Memasuki musim kemarau, normalisasi saluran sepanjang 1,2 kilometer mulai dikerjakan untuk meningkatkan fungsi saluran.

Juru Pengairan UPT PSDA Kecamatan Kesamben Dinas PUPR Jombang Mualim mengatakan, saat ini terdapat dua kegiatan yang berlangsung bersamaan di kawasan itu. Selain normalisasi BBWS Brantas, Perum Jasa Tirta (PJT) juga melaksanakan pemasangan bronjong di Desa Watudakon.

 ”Di Kecamatan Kesamben sekarang ada dua kegiatan. Di Desa Watudakon ada pemasangan bronjong PJT. Kemudian BBWS Brantas melakukan normalisasi Afvoer Watudakon,” katanya.

Berdasarkan keterangan yang diterima, normalisasi dilakukan sepanjang 1,2 kilometer. Pekerjaan membentang dari Dusun Pulosari hingga Dusun Gongseng, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben.

Saat ini pengerjaan masih difokuskan pada sisi kiri tanggul. Sementara di sisi kanan atau sebelah utara, penanganan baru dilakukan pada beberapa titik dengan panjang sekitar 600 meter dan belum menyeluruh.

Baca Juga: Tanggul Afvour Purisemanding Jombang Ambrol, Begini Kondisi Terkininya

”Rencana pekerjaannya menyisir sisi kiri terlebih dahulu. Untuk sisi kanan masih sebagian atau per spot, belum sepanjang target penanganan,” imbuhnya.

 

Pbaru dimulai sekitar sepekan lalu. Baik kegiatan pemasangan bronjong maupun normalisasi masing-masing didukung satu unit alat berat. ”Baru sekitar satu minggu berjalan. Di Desa Watudakon ada satu alat berat untuk pemasangan bronjong, sedangkan normalisasi di Desa Pojokrejo juga menggunakan satu alat berat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni membenarkan penanganan Afvoer Watudakon kini menjadi tanggung jawab BBWS Brantas. ”Afvoer Watudakon sekarang sudah ditangani BBWS Brantas. Memang sebelumnya kami sempat bekerja di sana, tetapi sekarang sudah di-handle BBWS Brantas,” tuturnya.

Meski demikian, Dinas PUPR Jombang tetap melanjutkan normalisasi di sejumlah saluran lain. Di antaranya Kali Marmoyo dan Afvoer Manduro. Sedangkan normalisasi Afvoer Purisemanding telah selesai dikerjakan. ”Teman-teman di kabupaten masih melanjutkan normalisasi, terutama di utara Brantas. Seperti di Kali Marmoyo dan Afvoer Manduro. Untuk Afvoer Purisemanding sudah selesai,” katanya. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#afvoer watudakon #kesamben jombang #BBWS Brantas #PUPR Jombang #normalisasi sungai