RadarJombang.id – Tanggul Sungai Avfour di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang ambrol sepanjang 10 meter.
Kondisi ini langsung ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang agar tidak menimbulkan ancaman luapan air ke permukiman warga saat musim hujan tiba.
Kepala Desa Purisemanding Nurbata mengatakan, ambrolnya tanggul terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.
Baca Juga: Tanggul Jebol di Plandaan Jombang Kian Parah, Bahu Jalan Ambrol dan Ancam Pengendara
Bagian tanggul yang rusak memiliki lebar sekitar 10 meter. ”Ambrolnya sudah sekitar satu bulan lalu. Waktu itu karena hujan deras, namun beruntung air sungai tidak sampai masuk ke permukiman warga,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi debit air yang saat ini sedang surut dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan.
Langkah cepat diperlukan agar kerusakan tidak semakin parah. ”Kalau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan kerusakan melebar dan saat debit air naik bisa meluber ke permukiman,” tambahnya.
Baca Juga: Tanggul Ambles di Kesamben Mulai Ditangani, Dinas PUPR Jombang Pasang Bronjong di Afvoer Ndero
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang Sultoni menjelaskan, perbaikan dilakukan dengan membangun tanggul baru pada titik yang ambrol.
Selain itu, dipasang kayu-kayu sebagai penguat konstruksi agar tanggul lebih kokoh.
”Perbaikannya dengan membuat tanggul baru dan memasang kayu sebagai penguat. Tujuannya agar kerusakan tidak terulang kembali,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan dilakukan secepat mungkin sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.
Dengan penguatan tanggul tersebut, diharapkan aliran sungai tetap terkendali dan tidak menimbulkan ancaman bagi lingkungan sekitar.
"Harapannya saat musim hujan datang, kondisi tanggul sudah aman sehingga tidak terjadi kerusakan yang lebih besar maupun luapan air ke wilayah sekitar," pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Achmad RW