Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kerusakan Dam Jatimlerek Bikin Petani Kelimpungan, Sawah Mengering dan Tanaman Stres

Ainul Hafidz • Senin, 15 Juni 2026 | 07:30 WIB

DIKISDAM: Alat berat memasang jumbo bag di pintu enam Dam Karet Jatimlerek, Kecamatan Plandaan yang rusak.
DIKISDAM: Alat berat memasang jumbo bag di pintu enam Dam Karet Jatimlerek, Kecamatan Plandaan yang rusak.

 

SEMENTARA itu, penanganan darurat kerusakan pintu nomor enam Dam Karet Jatimlerek di Kecamatan Plandaan memasuki tahap akhir. Pemasangan kisdam (bendung sementara) menggunakan jumbo bag ditargetkan rampung hari ini (15/6) atau paling lambat besok (16/6). Setelah itu, pintu karet akan kembali dikembungkan untuk memulihkan pasokan air irigasi yang sempat terganggu.

Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni mengatakan, berdasarkan laporan terakhir dari tim lapangan, pemasangan jumbo bag sebagai material utama kisdam terus dikebut dan ditargetkan selesai sesuai jadwal. ’’Informasi terakhir, minggu depan atau Senin dan Selasa pemasangan jumbo bag untuk kisdam selesai. Mudah-mudahan target itu bisa tercapai,’’ katanya, Minggu (14/6).

Menurut dia, setelah kisdam tersambung sempurna, tahapan berikutnya adalah pengembungan pintu Dam Karet Jatimlerek. Langkah tersebut diperlukan untuk menaikkan elevasi muka air agar kembali bisa masuk ke intake irigasi.

Baca Juga: Meriah! Warga Dusun Lengkong Jatigedong Jombang Arak Tumpeng dan Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ini Harapannya

Berdasarkan laporan yang diterimanya, pemasangan kisdam sepanjang sekitar 70 meter itu tinggal menyisakan beberapa meter. ’’Laporan kemarin masih kurang sekitar dua sampai tiga meter saja,’’ imbuhnya.

Setelah kisdam tersambung, pintu-pintu karet lainnya akan kembali dikembungkan dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional. Saat ini seluruh pintu masih dibuka untuk mendukung proses pemasangan bendung sementara tersebut.

Meski optimistis pekerjaan segera selesai, pihaknya tetap mewaspadai kemungkinan kebocoran di sela-sela susunan jumbo bag. Namun, dengan konstruksi yang mencapai tujuh hingga delapan lapis, debit air diharapkan tetap dapat tertahan dan mengalir menuju intake irigasi. ’’Mudah-mudahan tidak ada bocoran di sela-sela jumbo bag. Kalaupun ada, air tetap bisa masuk ke intake irigasi,’’ tuturnya.

Sultoni menambahkan, tidak ada rencana uji coba khusus setelah pemasangan kisdam selesai. Mengingat sifat penanganan yang darurat, aliran air diperkirakan langsung diarahkan ke jaringan irigasi begitu bendung sementara tersebut dinyatakan tersambung sempurna.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemasangan jumbo bag sebagai kisdam mulai dilakukan sejak awal Juni lalu. Langkah itu menjadi solusi sementara untuk memulihkan pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di wilayah utara Sungai Brantas yang terdampak kerusakan pintu Dam Karet Jatimlerek. (fid/naz).

 

Editor : Anggi Fridianto
#irigasi sungai brantas #Pertanian Jombang #sawah kekeringan Jombang #Dam Jatimlerek Jombang #Petani Jombang