RadarJombang.id - Kondisi bangunan Puskesmas Kesamben Ngoro memprihatinkan. Sejumlah titik plafon di bagian selasar ambrol.
Beberapa titik plafon puskesmas ini juga mulai lumutan terkena rembesan air hujan.
Pantauan di lapangan, beberapa plafon tampak jebol dan menganga. Bangunan yang menelan anggaran Rp3,2 miliar pada 2021 itu terlihat kurang terawat.
Baca Juga: Telan Rp 3,3 Miliar, Proyek Puskesmas Gambiran Mojoagung Jombang Digarap Kontraktor Malang
Selain beberapa titik plafon ambrol, kondisi dinding puskesmas juga terlihat sudah kusam.
Agung, warga sekitar, menyebut kerusakan plafon sudah lama terjadi.
”Sudah lama rusaknya, tapi belum diperbaiki. Padahal bangunannya belum ada lima tahun. Bahkan dulu setelah dibangun juga sudah ada yang rusak,” ujarnya, Sabtu (25/4).
Ia mengingatkan, jika tidak segera diperbaiki, kerusakan bisa semakin parah dan membahayakan pengunjung maupun petugas.
”Mungkin atapnya ada yang bocor jadi plafonnya banyak yang jebol,” bebernya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Jombang dr. Hexawan Tjahja Widada mengaku belum menerima laporan.
”Kami belum mendapat informasi. Apalagi saat ini kepala puskesmas masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Nanti akan kami cek dan segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan akan menyesuaikan kondisi anggaran. ”Nanti kami lihat dulu pos anggarannya, karena ini BLUD,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Achmad RW