Jalan Longsor di Klitih Jombang Mulai Diuruk, Gerak Cepat Pemkab dan Warga Pulihkan Akses Putus

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 09:37 WIB
KERJA BAKTI: Warga bersama BPBD saat membuat penahan tanggul darurat di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, (3/4).
KERJA BAKTI: Warga bersama BPBD saat membuat penahan tanggul darurat di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, (3/4).

 

Radarjombang.id - Penanganan jalan longsor di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan yang terdampak banjir Senin (30/3) lalu hingga kini terus dikebut. Sebagian bidang mulai diuruk. Untuk sementara warga menggunakan jalur alternatif.

Kades Klitih Siti Ro'aini menjelaskan, hingga kini penanganan jalan longsor masih terus berjalan. Sebagian bidang mulai diuruk. ”Masih belum bisa dilalui. Jalan kaki masih bisa, tapi sepeda tidak bisa. Kendaraan harus memutar lewat jalur alternatif,” katanya, Minggu (5/4).

Petugas BPBD Jombang dibantu warga terus mengebut pengerjaan. Ia berharap akses tersebut kembali bisa dipulihkan, sebab keberadaannya sangat vital bagi aktivitas warga. ”Semoga bisa cepat selesai untuk penanganan sementara. Ke depan mudah-mudahan ada penanganan permanen dari kabupaten, berupa pembangunan tembok penahan jalan. Supaya ke depan tidak ambles lagi, karena yang sekarang itu kan sifatnya sementara,” ujarnya seraya mengatakan jalan yang terdampak panjangnya sekitar 100 meter.

Baca Juga: Longsor di Kedungcinet Jombang Bikin Putus Akses Jalan, Guru di Plandaan Terpaksa Gunakan Jalur Ekstrem

Seperti diberitakan sebelumnya, jalan sekitar 100 meter di RT 06/RW 03 ambles diterjang derasnya luapan Sungai Pojok. Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penanganan darurat. ”Penanganan dilakukan cepat agar akses tidak terputus terlalu lama. Kami bangun jalan darurat agar warga tetap bisa beraktivitas,” ujarnya, Rabu (1/4). (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
Kecamatan Plandaan longsor Jombang Desa Klitih