Radarjombang.id - Kondisi Kali Catak Banteng di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang memprihatinkan.
Tumpukan sampah dan material bambu (sangkrah) menyumbat aliran sungai, terutama di titik jembatan setempat. Kondisi ini membuat warga waswas ancaman banjir.
Udin, salah satu warga, mengungkapkan penumpukan sangkrah terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Arus sungai yang deras membawa material dari hulu hingga tersangkut di kolong jembatan. ”Banyak sampah sama bambu yang nyangkut di jembatan. Ini terbawa arus dari atas setelah hujan deras kemarin,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani. Sebab, jika dibiarkan, volume sangkrah akan terus bertambah dan dikhawatirkan dapat merusak konstruksi jembatan sekaligus memicu banjir saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Gegara Bakar Sampah, Gudang Rosok di Mojoagung Ludes Terbakar
”Kalau tidak segera dibersihkan, bisa merusak jembatan dan berpotensi menyebabkan banjir,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pembersihan agar aliran sungai kembali lancar dan tidak membahayakan lingkungan sekitar. ”Harapannya segera dibersihkan, sebab dampaknya bisa memicu banjir,” bebernya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, memastikan pihaknya akan segera melakukan penanganan di lokasi tersebut. ”Segera kita tindak lanjuti. Sekarang masih penanganan di Kesamben sekaligus perbaikan alat berat,” jelasnya, Jumat (27/3).
Baca Juga: Lantai Dua PCN Jombang Tetap Mati Suri Sepi Pembeli, Nasib Para Pedagang di Ujung Tanduk
Sultoni juga mengakui Kali Catak Banteng memang kerap dipenuhi sampah saat musim hujan. Tingginya curah hujan membuat material seperti batang bambu mudah terbawa arus dari wilayah hulu ke hilir. ”Memang sering terjadi seperti ini. Saat hujan deras, bambu dan sampah dari atas terbawa arus dan menumpuk di titik-titik tertentu,” tegasnya.
Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (27/3) sore, petugas langsung bergerak menerjunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan tumpukan sampah yang menumpuk di jembatan Betek. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto