JOMBANG – Suasana area parkir makam Gus Dur di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek dipenuhi ribuan santri Pondok Pesantren Tebuireng, Selasa (11/3). Mereka mengikuti program mudik bareng menjelang Lebaran yang disiapkan pihak pondok.
Pantauan di lokasi, tampak rombongan bus memadati area parkir makam Gus Dur. Ribuan santri diberangkatkan menggunakan 78 unit bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatra hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu santri, Haidar, mengaku senang bisa pulang kampung setelah beberapa bulan menjalani pendidikan di pesantren. Santri asal Bojonegoro tersebut memanfaatkan libur panjang untuk berkumpul bersama keluarga.
”Liburnya sampai tiga minggu. Tanggal 4 April kembali ke pesantren,” ujar siswa SMP A Wahid Hasyim Tebuireng ini.
Terpisah, Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menjelaskan, libur Lebaran menjadi momentum bagi santri untuk menjaga hubungan dengan keluarga sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang dipelajari selama di pesantren. ”Pesan-pesan kepada santri sudah disampaikan agar tetap menjaga adab dan tata krama saat berada di tengah masyarakat,” kata Gus Kikin.
Menurut dia, jumlah santri yang mengikuti mudik bareng mencapai 3.300 orang dari total sekitar 9.000 santri Tebuireng. Para santri dijadwalkan kembali ke pesantren pada 4 April 2026 setelah menjalani libur selama tiga minggu. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto