JOMBANG – Tanggul Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, yang sempat jebol akibat luapan air sungai kini telah diperbaiki. Penanganan darurat dilakukan dengan memperkuat struktur tanggul menggunakan beberapa lapisan penahan agar lebih kokoh menahan arus sungai.
Kepala UPT PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Ploso Dinas PUPR Jombang Wahyudi mengatakan, penguatan tanggul dilakukan menggunakan alat berat dengan metode berlapis pada titik tanggul yang putus.
”Sudah ditangani dan selesai sebelum awal puasa Ramadan,” ujarnya.
Dalam prosesnya, petugas memasang jumbo bag dan sand bag menggunakan alat berat jenis backhoe untuk menutup bagian tanggul yang jebol sekaligus memperkuat struktur penahan.
”Teknisnya kemarin pakai alat berat backhoe, dipasang jumbo bag dan sand bag,” imbuhnya.
Selain dua lapisan itu, petugas juga menambahkan penguat berupa gedek guling. Setelah pemasangan material penguat, bagian atas tanggul kemudian dipadatkan kembali sekaligus diperlebar.
”Setelah itu ada gedek guling juga, kemudian di atasnya dipadatkan lagi sekaligus dilebarkan,” tuturnya.
Menurut Wahyudi, dengan penguatan berlapis tersebut kondisi tanggul kini dinilai cukup kuat sehingga belum diperlukan penanganan lanjutan.
”Insya Allah sudah tidak ada penanganan lagi. Kalau tidak jebol lagi berarti sudah kuat karena sudah dibuat berlapis-lapis dan dilebarkan,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mencatat masih ada beberapa titik lain di sepanjang Kali Marmoyo yang membutuhkan penanganan.
Namun perbaikan belum dapat dilakukan karena lahan di sekitar tanggul masih ditanami padi sehingga alat berat belum bisa masuk. ”Ada beberapa titik lain, tapi belum bisa ditangani karena sekarang masih ada tanaman padi. Alat berat tidak bisa masuk,” tuturnya.
Selain di wilayah Ploso, alat milik pemerintah daerah juga masih melakukan penanganan sungai di wilayah lain. Di Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, kegiatan normalisasi sungai disertai pembersihan vegetasi masih terus berlangsung. ”Di Bakalanrayung masih lanjut normalisasi sekaligus pembersihan vegetasi,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tanggul darurat Kali Marmoyo di Desa Jatigedong jebol, Kamis (5/2). Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Rabu sore hingga malam menyebabkan debit sungai meningkat tajam. Kondisi itu membuat air sungai meluap dan menggenangi ratusan hektare lahan persawahan di Kecamatan Ploso. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto