Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jalan Nasional di Jombang Hancur Penuh Lubang, Kementrian PU Masih Andalkan Tambal Sulam

Achmad RW • Minggu, 22 Februari 2026 | 03:59 WIB

 

Perbaikan jalan nasional dengan sistem tambal sulam masih jadi andalan Kementrian PU untuk menambal lubang jalan nasional di Jombang
Perbaikan jalan nasional dengan sistem tambal sulam masih jadi andalan Kementrian PU untuk menambal lubang jalan nasional di Jombang

RadarJombang.id - Kerusakan dan lubang bertebaran di sejumlah titik jalan nasional di Kabupaten Jombang diakui pihak Kementrian PU.

Namun, hingga kini perbaikan menyeluruh belum akan dilakukan, setidaknya dalam waktu dekat.

Hal itu diungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Jatim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Siti Sekar Gondo Arum.

’’Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, namun perbaikan tengah dilakukan di sejumlah titik,’’ terangnya.

Sejak Jumat (20/2), perbaikan dan penambalan jalan dilakukan di sejumlah titik di perbatasan Jombang-Mojokerto.

’’Untuk yang hari ini (21/2), kami lanjutkan kegiatan di sana (Plosokerep,Red). Ada tiga tim kami yang melanjutkan kegiatan di sana,’’ bebernya.

Untuk bentuk perbaikan yang dilakukan, Sekar menyebut masih  berupa perbaikan darurat dan cepat. Yakni dengan tambal sulam saja.

’’Sementara kami maksimalkan untuk penanganan sebelum Lebaran. Kami melakukan pengupasan aspal menggunakan CMM (cold milling machine),’’ paparnya.

Setelah Lebaran, Kementerian PU baru akan melanjutkan perbaikan jalan dengan material yang lebih baik.

Tahun ini memang akan ada kegiatan preservasi di jalan itu.

’’Setelah itu (Lebaran,Red) baru akan dilaksanakan preservasi di beberapa titik, seperti di Lingkar Mojoagung, Gatot Subroto, Basuki Rahmat, Mastrip dan Jogoloyo, untuk teknisnya nanti menggunakan penanganan aspal  (flexible pavement),’’ ungkapnya.

Sebelumnya, kondisi jalan nasional di sejumlah titik di Kabupaten Jombang dikeluhkan warga. Kondisinya penuh lubang yang membahayakan pengendara.

Salah satu titik kerusakan terparah bisa dilihat di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Hingga Sabtu (21.2) siang kondisi jalan penuh lubang.

Kondisi yang sama bisa ditemukan hingga Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito. Bahkan hingga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung.

’’Selama musim hujan ini kerusakannya makin menjadi-jadi, makin banyak lubangnya dan makin dalam,’’ kata Udin, 38, warga Sumobito.

Kondisi jalan itu sangat membahayakan. Terutama karena lubang jalannya menyebar.

’’Tidak bisa dipilih lagi jalannya, karena di jalur cepat banyak, di tengah juga banyak, di pinggir apalagi,’’ tambahnya.

Kondisi itu kerap menjebak pengendara. Puluhan kecelakaan terjadi disebabkan kondisi jalan tersebut.

’’Sudah puluhan kali terjadi kecelakaan, kasihan pengguna jalan,’’ ujarnya. (riz/jif)

Editor : Achmad RW
#kementrian pu #Jalan nasional #Jombang #Tambal sulam