Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dipicu Ramadan dan Permintaan Program MBG, Harga Daging Ayam Potong Jombang Naik Lagi

Anggi Fridianto • Minggu, 15 Februari 2026 | 11:18 WIB
PERMINTAAN TINGGI: Sayidah Rania salah satu pedagang daging ayam di Pasar Pon saat dikunjungi Bupati Warsubi dan Bapanas, Jumat (13/2).      
PERMINTAAN TINGGI: Sayidah Rania salah satu pedagang daging ayam di Pasar Pon saat dikunjungi Bupati Warsubi dan Bapanas, Jumat (13/2).    

 

 

Radarjombang.id – Harga daging ayam potong di Pasar Pon, Kabupaten Jombang, terus merangkak naik menjelang Ramadan.

Saat ini, harga menembus Rp 38 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram.

’’Sebelumnya masih Rp 35 ribu, sempat Rp 36 ribu sampai Rp 37 ribu, sekarang naik lagi jadi Rp 38 ribu per kilo,’’ kata salah satu pedagang ayam di Pasar Pon, Sayidah Rania, Jumat (13/2).

Lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Selain itu, adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut mendorong kebutuhan daging ayam di pasaran. ’’Menjelang Ramadan, permintaan tinggi.

Ditambah program Makan Bergizi Gratis juga berpengaruh. Permintaan naik, sementara pasokan belum mencukupi,’’ ungkapnya.

Meski harga naik, pembeli tetap seperti biasa. ’’Mau tidak mau tetap beli,’’ ucapnya. Ia berharap, harga tidak kembali merangkak naik dalam beberapa hari ke depan. ’’Semoga tidak naik lagi,’’ tambahnya.

Terpisah, Bupati Jombang, Warsubi, menyampaikan, harga bahan pokok secara umum masih dalam kategori wajar. Meski terdapat kenaikan dan penurunan pada sejumlah komoditas.

Dari hasil pemantauan di pasar, harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat Rp 12 ribu per kilogram. Beras premium dijual sekitar Rp 14.900 per kilogram. Telur ayam ras naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 29 ribu per kilogram.

Sementara harga daging sapi stabil di angka Rp 110 ribu per kilogram. Cabai rawit merah turun dari Rp 80 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Cabai keriting dan cabai besar berada di kisaran Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

’’Pemkab siap mengambil langkah cepat jika terjadi lonjakan harga tidak wajar,’’ tegasnya. Operasi pasar akan digelar bersama Bulog jika dibutuhkan.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Merebak, Bupati Warsubi Warning Standar Ketat SPPG di Jombang

’’Kalau ada gejolak harga, pasti kita lakukan operasi pasar bersama Bulog. Dua minggu terakhir harga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas seperti cabai rawit dan cabai besar justru turun,’’ ungkapnya.

Terkait ketersediaan stok menjelang Ramadan, Warsubi memastikan kondisi aman. Stok beras di Bulog mencukupi, begitu pula minyak goreng dan kebutuhan pokok lain. ’’Semuanya aman,’’ tegasnya. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Warsubi #Harga Daging Ayam #Bupati Jombang #melonjak #jelang ramadan #disdagrin #program mbg #pasar pon jombang #Jombang #Pemkab Jombang #naik #Permintaan