Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jadi Biang Keladi Banjir Utara Brantas, Kali Marmoyo Butuh Normlisasi Menyeluruh

Achmad RW • Minggu, 8 Februari 2026 | 08:49 WIB
Kondisi kali Marmoyo di Desa Gedongombo Kecamatan Ploso yang seringkali terjadi sumbatan karena sampah menumpuk, (7/2).
Kondisi kali Marmoyo di Desa Gedongombo Kecamatan Ploso yang seringkali terjadi sumbatan karena sampah menumpuk, (7/2).

RadarJombang.id – Beberapa bulan terakhir, wilayah utara Brantas Jombang  makin sering direndam banjir. Penyebabnya sama, Kali marmoyo.

Kali terbesar di utara Brantas ini mengalami pendangkalan di sejumlah titik dan butuh normalisasi menyeluruh.

’’Sudah lebih dari 10 kali selama empat bulan terakhir ini Kali Marmoyo menyebabkan banjir, baik yang merendam persawahan maupun pemukiman,’’ kata Kepala Bidang Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Sultoni.

Kali Marmoyo, memang menjadi tulang punggung utama irigasi dan saluran buang di utara Brantas.

Seluruh saluran di utara Brantas menginduk di sungai ini.

’’Sungai di utara Brantas ngumpulnya di Kali Marmoyo semua,’’ ucapnya.

Namun, sebagai sungai paling penting, kondisi Kali Marmoyo sangat kurang. Baik secara daya tampung, maupun kondisi tanggulnya.

’’Seluruh tanggulnya masih tanggul alami, dengan kontur sungai yang tidak terlalu dalam,’’ ungkapnya.

Kondisi itu membuat air sering meluber dan melimpas ke kiri dan kanan sungai. Normalisasi sangat dibutuhkan di sejumlah titik.

’’Sebenarnya untuk normalisasi dan pengerukan sudah dilakukan di beberapa titik. Seharusnya memang normalisasi keseluruhan,’’ urainya.

Seperti yang sudah dilakukan di Desa Pagertanjung, Kecamatan Ploso dua tahun lalu. Serta titik lain di Tapen.

’’Yang terbaru yang di Sidokaton itu, beberapa gumuk dan sedimen di tengah sungai kita bersihkan, sehingga alirannya lancar,’’ tambahnya.

Pihaknya telah sering mengajukan permohonan untuk normalisasi ke pihak terkait.

Terlebih, wewenang Kali marmoyo memang ada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

’’Usulan sudah kita kirim.  Dari PJT sudah menerjunkan alat berat, dan masih menunggu giliran,’’’ ungkapnya. (riz/jif)

 

Editor : Achmad RW
#butuh #kali marmoyo #Jombang #Normalisasi