Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tanggul Darurat Kali Marmoyo Jebol Lagi, Sawah Warga Jatigedong Jombang Terendam

Achmad RW • Jumat, 6 Februari 2026 | 08:53 WIB

 

Tanggul darurat Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, kembali jebol, Kamis (5/2). Akibatnya air meluber dan menggenangi areal sawah warga.
Tanggul darurat Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, kembali jebol, Kamis (5/2). Akibatnya air meluber dan menggenangi areal sawah warga.

JOMBANG – Tanggul darurat Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, kembali jebol, Kamis (5/2).

Akibatnya air meluber dan menggenangi areal sawah warga.  Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Rabu sore hingga malam, membuat debit sungai naik.

Perangkat Desa Jatigedong, Ahmad Kariyoto, menerangkan, jebolnya tanggul diketahui Kamis pagi. ”Tadi pagi jebolnya, yang di sudetan pinggir Marmoyo,” terangnya,

Menurutnya, pada Januari lalu tanggul tersebut sempat jebol akibat luapan Kali Marmoyo dan sudah ditangani darurat. Namun, derasnya debit sungai kembali merusak tanggul tersebut.

”Bulan lalu itu sudah dibantu tanggul darurat dari glangsing, tapi karena ini tadi airnya naik sejak pagi, jadinya ambrol lagi,” lanjutnya.

Debit Kali Marmoyo disebut meningkat drastis sejak Kamis dini hari. Hujan deras mengguyur wilayah hulu sejak Rabu sore hingga malam, membuat volume air sungai tak terbendung. ”Kemarin hujan deras dan walam waktu lama, kalau luas jebolannya sekitar 5-7 meter-an, sama seperti sebelumnya,” imbuhnya.

Akibat jebolan tersebut, air Kali Marmoyo langsung mengalir dan menggenangi areal persawahan warga.. Diperkirakan puluhan hektare sawah yang telah ditanami padi kembali terendam. ”Sampai Kamis sore airnya masih naik terus, ya otomatis kena ke sawah, terendam lagi,” pungkasnya.

Terpisah, Kabid SDA Dinas PUPR Jombang, Sultoni, membenarkan adanya jebolan tanggul tersebut.

Petugas belum bisa melakukan penutupan tanggul lantaran terkendala debit sungai tinggi.

”Sampai sore ini, debit Marmoyo masih cukup tinggi, sehingga belum bisa dilakukan penutupan,” terangnya.

Saat ini, petugas masih memfokuskan penanganan pada pembersihan sungai dari sumbatan material yang memperparah luapan air. ”Sampai sore ini fokus kami masih membersihkan sangkrah di Jembatan Gedongombo yang numpuk lagi, sembari menunggu debitnya menurun,” pungkasnya. (riz/naz)

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#sawah tergenang #Petani Jombang #tanggul jebol #tanggul darurat #kali marmoyo #Jombang #Jebol #Dinas PUPR Jombang #Jatigedong #Kecamatan Ploso