Radarjombang.id - Harapan warga Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan Jombang, untuk segera memiliki embung kembali meredup.
Hingga kini, belum ada kepastian dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terkait realisasi proyek yang dinilai krusial bagi kebutuhan air masyarakat.
Kepala Desa Purisemanding, Nurbata, menuturkan warga sudah lama menantikan pembangunan embung tersebut.
Bahkan, sempat beredar kabar bahwa embung akan dibangun tahun ini. Namun, hingga sekarang belum ada tindak lanjut.
”Informasinya kemarin katanya dibangun tahun ini. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal embung ini sangat dibutuhkan warga, terutama untuk kebutuhan air,” ujar Nurbata.
Ia menegaskan, keberadaan embung sangat vital untuk menunjang ketersediaan air, khususnya saat musim kemarau.
”Harapan kami tentu pembangunan bisa segera dilakukan. Masyarakat sudah lama menunggu,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, mengaku pihaknya belum menerima informasi resmi dari BBWS Brantas mengenai proyek Purisemanding. ”Belum ada info lanjutan dari BBWS.
Jadi kami juga belum bisa memastikan apakah pembangunan embung Purisemanding bisa dilakukan tahun ini atau tidak,” terangnya.
Saat ini, BBWS disebut masih memfokuskan pekerjaan pada Bendung Jatimlerek yang sudah mulai dikerjakan dengan nilai anggaran sekitar Rp 200 miliar. ”Untuk sementara yang berjalan baru Bendung Jatimlerek,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto